Rocker Balik Kampung, Komedi Segar Berlatar Etnik Budaya Sunda

Bandung - Tak mudah bagi rocker terkenal, Joe Santani alias Juhana untuk mengemban tugas sebagai ketua adat di kampungnya Sinar Asih. Joe yang diusir dari kampungnya 20 tahun lalu, didaulat untuk kembali oleh sesepuhnya. Saat balik kampung, ia dihujat dan dianggap melanggar pakem adat karena hobinya bermain musik rock.

Begitulah perjuangan sang rocker yang berjuluk crazy joe saat kembali ke kampung adat yang ditinggalkannya puluhan tahun lalu. Film genre komedi berjudul Rocker Balik Kampung ini, mengetengahkan sisi humanisme dan kearifan lokal di tatar sunda. 

Sang produser  MSH Films Nayaka Untara mengatakan, film ini membawa pesan untuk anak muda tentang pentingnya mencintai tradisi dan budaya Indonesia. Baginya, sejauh apapun manusia melanglang, rumah dan kampung halaman tetap menjadi tempat terbaik untuk kembali.

"Lewat Rocker Balik Kampung kami ingin mengingatkan kembali soal budaya dan kearifan lokal, khususnya etnik tradisi di Jawa Barat. Dengan genre komedi yang ringan, pesan humanisme ini bisa menginspirasi siapa saja yang menontonnya," ujar Nayaka di CGV Miko Mal, Kamis (12/7/2018).

Ia menjelaskan, film ini juga memuat hal penting yang berkaitan dengan kolaborasi etnik budaya lokal dengan modernisasi. Semisal saat Joe Santani memadukan musik rock dengan celempung dan kacapi, yang ternyata menghasilkan musikalitas yang mengagumkan.

"Film ini ingin menegaskan bahwa pakem tradisi memang harus dijaga dan dihormati, namun perubahan yang datangnya dari luar tidak selamanya buruk namun justru menghadirkan kebaikan," beber Nayaka.

Naskah film garapan Getar Jagat Raya (putera Didi Petet) ini mendapuk sutradara Uli Rahman. Film ini juga dibintangi Bisma Karisma (Gani), Winky Wiryawan (Joe Santani), Maryam Supraba (Andini), Iang Darmawan (Ujang), Budi Dalton (Koswara) dan pendatang baru Cleita Ariella (Yayi).

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler