Kreatif! Siswa SD di Bandung Ini Bikin Film Pendek 'Petani'

Bandung - Rasanya tidak banyak anak yang seumuran dengannya yang terpikir untuk membuat sebuah karya, khususnya film pendek. Namun, Biyan Silalahi (11) tak mau seperti anak kebanyakan yang hanya sekadar menikmati sebuah tayangan di televisi saja.

Bersama teman-temannya, Biyan lalu membuat sebuah film pendek yang diberi judul 'Petani'. Film berdurasi 9 menit ini bercerita tentang bagaimana harus menghargai para petani yang telah menyediakan beras untuk kebutuhan kita sehari-hari.

Dalam pembuatan film ini, Biyan menjadi sutradaranya. Ia ikut berakting bersama lima temannya yang lain yaitu Yazid, Nara, Rafael, Maliq, Hagia dan Arfa.

Biyan mengaku senang ketika film pendek garapannya ini bisa diputar di sekolahnya. Sekitar 100 orang yang menonton film pendeknya, mereka adalah para siswa dan orang tua siswa. "Aku seneng banget, walau sebenernya sih ada rasa malu juga. Tapi intinya aku seneng banget bisa mempertontonkan karya aku ke orang banyak," ujar Biyan saat ditemui ketika pemutaran filmnya di Rumah Belajar Semi Palar Jalan Sukamulya Bandung, Jumat (7/12/2018).

Terciptanya film pendek 'Petani' rupanya merupakan sebuah respon yang dilakukan Biyan atas lagu berjudul sama ciptaan dari Baya (Mr. Sonjaya) yang terdapat di album anak 'Nyanyian Anak Bintang'. Dari lagu tersebut, Biyan yang masih duduk di kelas 5 SD Semi Palar ini kemudian merepresentasikannya menjadi sebuah film pendek.

"Film yang aku buat terinspirasi dari lagunya Kak Baya yang berjudul 'Petani'. Waktu itu ada launching album 'Nyanyian Anak Bintang' dan aku ikut berpartisipasi dengan nyanyiin lagunya Kak Baya. Terus, sama aku dibikin jadi film untuk merespon lagu tersebut," paparnya panjang lebar.

Lewat film pendek yang diproduseri oleh Deden M. Sahid ini Biyan ingin mengajak anak-anak seusianya dan juga orang dewasa untuk tidak menghambur-hamburkan beras atau membuang-buang beras atau makanan. Sebab, di luar sana masih banyak orang yang membutuhkan tapi tidak mampu membelinya.

Walau usianya masih 11 tahun, Biyan tidak segan untuk belajar dari orang-orang yang jauh lebih tua yang membantunya membuat film. "Aku senang dibantu sama mereka semua. Aku jadi belajar ternyata bikin film tuh enggak gampang ya. Sebagai sutradara aku juga jadi belajar untuk ngajarin teman-teman akting juga bukan hal yang mudah," jelasnya.

Setelah membuat film pendek ini, Biyan rupanya menjadi ketagihan untuk membuat film lagi. "Kedepannya kalau ada kesempatan, aku ingin buat film action," katanya lugas.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler