Festival Film Dokumenter 2020 Kembali Hadir Secara Daring

Yogyakarta - Tahun ini, Festival Film Dokumenter (FFD) digelar secara daring karena harus beradaptasi dengan situasi dan kondisi terkini akibat pandemi global COVID-19. Perhelatan FFD 2020 resmi dibuka lewat situs ffd.or.id sejak 25 November 2020 dan akan berlangsung hingga 14 Desember 2020.

Pada malam pembukaan, gelaran FFD dibuka oleh pertunjukan musik dari Frau, kemudian pemutaran film 'In Touch' (2018) karya sutradara asal Polandia, Pawel Ziemilski, serta sambutan Anita Reza Zein selaku direktur FFD 2020. Hingga kini, video Opening FFD 2020 yang menyajikan performa Frau dan sambutan direktur FFD 2020 masih bisa TemanBaik tonton di situs FFD maupun di kanal Youtube Festival Film Dokumenter.

"Kondisi pandemi menantang kami untuk menyiasati batasan pertemuan ruang publik secara fisik. Strategi yang kami tempuh, salah satunya dengan menghadirkan situs web sebagai destinasi festival. Momentum ini tidak kami maknai secara pesimistis, justru sebagai kesempatan baru dalam menjangkau publik yang lebih tanpa sekat geografis," ungkap Anita.

FFD 2020 tetap diselenggarakan untuk jadi titik temu pembuat film dokumenter kepada publiknya sekaligus jadi ruang apresiasi dan ruang berjejaring bagi pelaku perfilman dokumenter, baik nasional hingga internasional. Titik temu dan ruang jejaring ini terdapat pada berbagai program pemutaran FFD, yaitu 'Kompetisi', 'Perspektif', 'Retrospektif', dan 'Lanskap'. Program tersebut dibuat untuk menilik perkembangan film dokumenter yang terus bergerak sekaligus menjangkau sebaran isu sosial yang terekam lewat film.

Baca Ini Juga Yuk: 'Quarantine Tales', Kolaborasi Terbaru 5 Sutradara Tanah Air

Selain pemutaran film, FFD 2020 juga menghadirkan ruang edukatif interaktif lewat program 'DocTalk'. 'Lokakarya Kritik Film' juga diadakan sebagai pengembangan budaya berpikir kritis dalam pembacaan film. Selain itu, 'The Feeling of Reality' juga hadir dengan film berbasis virtual reality sebagai pengembangan kesadaran pada isu perbedaan yang rentan.

Total terdapat 40 film pilihan dari 19 negara yang dikemas dalam 6 program di FFD 2020. Meski digelar secara daring, FFD 2020 diharapkan dapat memenuhi ketersediaan akses dan menumbuhkan ruang interaksi antara masyarakat dengan film dokumenter, sehingga dapat mendukung upaya pengembangan film dokumenter, baik secara kuantitas dan kualitas.


Selaras dengan apa yang dituturkan oleh Leilani Hermiasih alias Frau di sela-sela performanya. "FFD 2020 ini berefleksi dari situasi yang membingungkan ini, sehingga akhirnya tahun ini mereka ingin menjalin interaksi dengan lebih banyak orang, dan juga mungkin mulai mencari kemungkinan-kemungkinan solusi atas masalah-masalah yang mungkin ada di masa depan. Bahkan, mungkin juga untuk menyuguhkan hiburan semata," ungkapnya.

Sekali lagi, seluruh program acara FFD 2020 dapat TemanBaik akses lewat situs ffd.or.id selama 25 November - 14 Desember 2020. Informasi lengkap tentang FFD juga dapat TemanBaik simak lewat situs ffd.or.id dan media sosial @FFDJogja.

Foto: dok. Tangkapan Layar Pembukaan Festival Film Dokumenter

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler