JAFF 2020 Bandung, Enggak Cuma Nonton Film Biasa

Bandung - TemanBaik, pandemi COVID-19 tak menghalangi Jogja-NETPACK Asian Film Festival (JAFF) mati suri. Kegiatan ini tetap digelar meski dengan konsep berbeda.

JAFF digelar selama tiga hari pada 27-29 November 2020 di 15 daerah se-Indonesia, salah satunya gedung de Majestic Kota Bandung. Apa keseruannya?

Kegiatan ini jadi alternatif bagi yang ingin menonton film. Yang unik tentu film yang disajikan merupakan karya para sineas, terutama sineas muda. Selain itu, JAFF ini ajang bertemunya para pecinta film sekaligus unsur perfilman. Jadi, enggak sekadar nonton film, dalam JAFF ini dihadirkan diskusi dengan para pelaku film.

Di Kota Bandung, JAFF juga diwarnai dengan pemutaran film para sineas muda Bandung. Pada hari terakhir, Minggu (29/11/2020), diskusi antara penonton dan pelaku film dihadirkan.

Dengan cara ini, penonton bisa bertanya langsung pada mereka, mulai dari proses pembuatan, ide cerita, hingga perjuangan sineas atau aktornya. Ini merupakan sesi 'khas' dari pelaksanaan JAFF di Bandung.

Baca Ini Juga Yuk: Festival Film Dokumenter 2020 Kembali Hadir Secara Daring

Karena berada dalam situasi pandemi, protokol kesehatan dijalankan. Penonton akan dicek suhu tubuh, wajib memakai masker, dan menggunakan hand sanitizer. Jumlah penonton juga sangat dibatasi.

"Untuk satu slot film itu maksimal hanya 40 penonton dan satu sama lain berjarak. Meski kapasitas di sini bisa sampai 100 orang saat pandemi ini, kita tetap membatasi penonton hanya 40 orang," kata Koordinator JAFF di Bandung Kikit Rizqilla.

Enggak hanya di Bandung, aturan ini juga berlaku seluruh lokasi pelaksanaan JAFF. Sebesar aatau seluas apapun tempat pelaksanaannya, jumlah penonton maksimal hanya 40 orang setiap slot atau sesinya.

"Kamu juga mengimbau sebisa mungkin agar penonton sebelum dan setelah menonton tidak berkerumun (di sekitar lokasi penyelenggaraan)," jelas Kikit.

Harapan besarnya, JAFF ini bisa jadi ajang menumbuhkan semangat bagi para pecinta dan pelaku film, terutama generasi muda. Sehingga, meski di tengah pandemi, mereka bisa tetap kreatif dan berkarya.

Selain itu, hadirnya komunitas di setiap lokasi pelaksanaan JAFF juga bisa melahirkan berbagai hal positif, misalnya saling berkolaborasi dalam pembuatan film. Jejaring mereka juga diharapkan bertambah lebih banyak lagi.

Foto:Oris Riswan Budiana/beritabaik.id 

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler