Cara Sandra Dewi Agar Konsisten Berolahraga Lari  

Jakarta - Berlari adalah jenis olahraga yang mudah dilakukan masyarakat. Tanpa perlu perlatan banyak, olahraga yang bermanfaat menurunkan risiko serangan jantung ini bisa dilakukan di manapun.

Meski memasyarakat, ada saja hal yang membuat berlari sulit dilakukan. Misalnya, bagi Sandra Dewi yang mudah bosan bila berolahraga sendirian.

Sandra yang mengaku mengenal olahraga lari sejak duduk di bangku Sekolah Dasar ini, kerap mengajak keluarganya dalam berolahraga. Menurut wanita kelahiran Pangkal Pinang, 8 Agustus 1983 itu, hal tersebut dapat membunuh rasa bosan selama berolahraga.

"Dengan mengajak keluarga, berolahraga bisa dilakukan dengan senang. Sambil berlari, saya biasanya mengobrol dan senang-senang," katanya, Senin (310/7).

Biasanya, dia juga melakukan lari di rumah dengan alat treadmil. Namun, hal tesebut sangat membosankan baginya. 

Keluarga Sandra memang akrab dengan olahraga lari. Adik kandungnya, Kartika Dewi, misalnya, yang pernah keliling dunia hanya untuk mengejar kejuaraan lari di berbagai negara.

"Kebetulan saya juga bukan yang jago-jago banget lari, tidak seperti adik saya. Jadi kalau dengan keluarga, saya bisa sambil foto-foto selama berolahraga," tutur Sandra.

Setiap hari, paling lambat Sandra bangun pukul 05.00. Ia memang perlu bangun sepagi mungkin karena mesti mengurusi anak dan suaminya. Setelah semuanya rampung, Sandra baru menyempatkan diri berlari.

"Saya menghabiskan waktu rata-rata 30 menit berolahraga pagi. Pokoknya harus sempatkan berlari, meski waktunya sempit sekali pun," ujar Sandra.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler