Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, Mana yang Kamu Suka?

Bandung - Secara umum, Indonesia memiliki lima jenis kopi, yaitu arabika, robusta, liberika dan excelsa. Di antara semua kopi tersebut, arabika dan robusta menjadi jenis kopi yang paling populer. Tahukah kamu perbedaan dua jenis kopi ini? 

Bagi TemanBaik yang belum tahu apa perbedaan kopi arabika dan robusta, yuk simak penjelasan mengenai dua jenis kopi yang banyak digemari ini.

Biji Kopi
Kopi robusta dan arabika memiliki perbedaan ukuran dan bentuk biji. Biji kopi arabika lebih besar dan cenderung berbentuk lonjong. Sementara biji kopi robusta memiliki bentuk yang lebih bulat jika dibandingkan biji arabika. Selain itu, biji robusta juga memiliki tekstur yang sedikit lebih kasar.

Lokasi Tanam
Kopi arabika tumbuh di daerah dengan ketinggian 700-1.700 meter di atas permukaan laut, dengan suhu 16-20 derajat celsius. Sedangkan kopi robusta bisa tumbuh dan hidup di daerah dengan ketinggian 400-700 meter di atas permukaan laut dengan temperatur 21-24 derajat celsius.

Dalam satu tahun, tanaman kopi robusta dapat menghasilkan biji kopi yang lebih banyak dari kopi arabika. Biji kopi robusta juga lebih mudah tumbuh dan dirawat daripada tanaman kopi arabika. 


Aroma
Mungkin, sepintas kamu tidak menyadari perbedaan aroma kopi arabika dan robusta. Namun, jika diperhatikan, keduanya memiliki aroma yang berbeda. Kopi arabika memiliki aroma yang wangi menyerupai campuran bunga dan buah. Sementara robusta memiliki aroma yang cenderung manis yang unik dan khas.

Cita Rasa 
Untuk rasa, kopi arabika dikenal sebagai jenis kopi yang memiliki cita rasa asam. Rasa asam yang dimiliki arabika sangat khas dan tidak dimiliki oleh kopi robusta. Arabika juga memiliki tekstur yang halus dan akan terasa kental di mulut. Sementara kopi robusta memiliki tekstur yang sedikit lebih kasar di lidah, cita rasanya pahit dan memiliki rasa yang sedikit menyerupai cokelat.

Kadar Kafein
Biji kopi arabika memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan biji kopi robusta. Kadar kafein yang terdapat pada kopi arabika berkisar antara 0,8 persen hingga 1,4 persen. Sementara kadar kafein yang terdapat pada biji robusta sebesar 1,7 persen sampai 4,0 persen. 

Harga
Kopi arabika memiliki harga jual yang lebih mahal dari harga kopi robusta, hal ini dipengaruhi oleh perawatannya yang ekstra. Sebab, pohon kopi arabika rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Berbeda dengan robusta yang memiliki ketahanan dari serangan hama dan penyakit, robusta justru memiliki harga yang lebih murah. 

Arabika dapat menguasai 60 persen pasar kopi dunia, karena memiliki karakter rasa yang kaya akan aroma dan rasa yang kuat. Kandungan kafein yang sedikit dibanding robusta juga membuat kopi jenis ini banyak digemari karena lebih menyehatkan. 

Sedangkan biji kopi robusta menguasai 40 persen pasar kopi dunia. Rasa kopi robusta yang cenderung pahit, membuatnya lebih digunakan sebagai bahan dasar espresso atau blend. 

Mana yang lebih kamu sukai nih TemanBaik, kopi arabika yang asam dan sedikit kafein atau kopi robusta yang pahit dan mampu membangkitkan semangat?

Foto: Pixabay.com

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler