Mengenal Teknologi Nano dan Manfaatnya untuk Manusia

Bandung - Teknologi Nano atau dikenal juga dengan sebutan nano teknologi adalah teknologi yang menggunakan skala nano atau sepermiliar. Teknologi ini memiliki potensi yang sangat besar dalam memberikan solusi dari berbagai masalah kompleks dunia, mulai dari dunia kesehatan, industri, informatika dan banyak lagi.

Berbagai aplikasi dengan nano teknologi yang canggih dan futuristik juga telah dikembangkan dan memiliki manfaat bagi kehidupan manusia loh. Simak penjelasannya yuk TemanBaik.

Material Pengganti Kaca
Ilmuwan dari University of Maryland berhasil mengembangkan sebuah material kayu transparan atau tembus pandang. Hasil penelitian nano bioteknologi ini diklaim memiliki kekuatan setara atau bahkan melebihi baja namun dengan bobot yang lebih ringan. Pemanfaatkan kayu transparan ini sangat baik sebagai pengganti kaca di rumah, sebab kayu memiliki struktur sel dan serat alami sehingga tidak mudah pecah seperti kaca.

Antena Ringan
Amran Bengio, peneliti asal Rice University berhasil mengembangkan antena yang dibuat dari serat nanotube atau serta karbon berbentuk tabung seukuran nano. Antena ini memiliki kemampuan yang sama dengan antena dari tembaga, namun denngan memiliki bobot yang jauh lebih ringan dan fleksibel.

Transplantasi Organ
Dengan bantuan nano teknologi, tingkat keberhasilan transplantasi organ memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Nano teknologi merupakan cara yang aman untuk menghidupkan organ yang dibekukan dari pendonor dengan bantuan sejenis partikel nano. Proses pencairannya terbukti tidak menampilkan tanda kerusakan bahkan elastisitas organ juga tetap terjaga.

Memonitor Otak
Nano teknologi juga dikembangkan untuk menanamkan jaring nano berisi perangkat elektronik mikro ke dalam jaringan otak tikus. Implan jaring nano ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja otak mamalia secara lebih terperinci. Keberhasilan penelitian jaring nano ini juga dapat berpotensi digunakan pada organ lain seperti mata. Sehingga dapat mendeteksi kerusakan optik pada mata manusia.

Industri Tekstil
Nano teknologi juga memiliki potensi komersial yang sangat besar di bidang industri tekstil, baju sehari-hari, kostum olaharaga hingga baju militer. Kain dari serat nano (nanofiber) memiliki keunggulan yang baik, sangat halus digunakan sebagai membran berpori pada pakaian olahraga.

Selain sangat ringan, membran berpori ini dapat mengalirkan keringat dan udara keluar namun mencegah air dari luar masuk. Nanofiber juga dapat digunakan untuk menghasilkan baju yang dapat menetralkan senyawa kimia dan memiliki sifat anti ultraviolet. Sayangnya, harga dari nanofiber saat ini masih sangat mahal. Dengan perkembangan penelitian yang dilakukan, maka diharapkan nanofiber semakin terjangkau secara komersial.

Ponsel Anti Air
Aplikasi nano teknologi anti air juga telah dikomersialkan secara umum. Cara menggunakannya dengan menyemprotkannya pada ponsel. Setelah disemprot, ponsel jadi lebih aman ketika kehujanan bahkan sampai ke bagian mesinnya. Meski begitu, ponsel sebaiknya terhindar dari air apalagi tenggelam, karena teknologi ini hanya mampu bertahan sekitar setengah jam saja.

Pembangkit Listrik Tenaga Aliran Darah
Mungkin kamu sudah tidak asing mendengar Pembangkat Listrik Tenaga Air (PLTA) yang digerakkan oleh aliran air kemudian energi listrik yang dihasilkan mengubah energi gerak menjadi listrik. Para peneliti di Swiss mengembangkan generator listrik dengan memanfaatkan aliran darah manusia. Generator yang digunakan merupakan sebuah turbin mini berukuran nano yang disebut nano generator.

Generator seukuran nano ini dibuat dari bahan fiber. Generator tersebut dipasang pada arteri manusia. Turbin kecil tersebut dapat menghasilkan listrik yang digunakan untuk peralatan yang dipasang pada tubuh manusia misalnya alat pacu jantung dan sensor tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk dapat menghasilkan listrik sebesar 1 miliwatt karena jantung manusia diperkirakan dapat menghasilkan listrik hingga 1,5 Watt.

Foto: Pexels


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler