Trik Rahasia Agar Hasil Jepreten Makanan Menggugah Selera

Bandung - Di tengah revolusi industri 4.0, bisnis kuliner diramalkan bakal semakin moncer dan diincar penikmatnya. Tap, rupanya ada trik khusus loh biar produk kita dilirik orang. Memanfaatkan sarana digital, sekitar 79 persen kesuksesan ternyata berpengaruh dari tampilan foto.

Founders @duniakulinerbdg, Viktor Hamdani dan Ranie Esem siap bagi-bagi ilmunya nih, TemanBaik. Kira- kira gimana sih trik mengambil foto makanan biar keliatan menggoda?  Ini dia rahasianya:

Pencahayaan

Dalam pemaparannya pada BeritaBaik, Victor Hamdani dan Ranie Esem mengatakan bahwa enggak harus menggunakan kamera profesional, kini kamera ponsel juga dapat menghasilkan foto yang menarik. Tentunya kita juga harus memperhatikan teknik pencahayaan. Dengan bantuan cahaya yang natural, TemanBaik bisa menghasilkan warna foto yang sesuai produk asli dari makanan tersebut.

Konsep 

Selain cahaya, elemen penting lain dalam fotografi makanan adalah menentukan konsep yang  ingin ditampilkan. Pemilihan konsep yang matang akan membuat foto menjadi lebih menarik dan menggugah selera.

Baca Ini Juga Yuk: Cara Terbaik Memotret di Malam Hari Tanpa Lampu Kamera

Menentukan Brand

Setelah menentukan konsep yang matang untuk ditampilkan, kini saatnya menentukan brand image dari foto yang ditampilkan. Salah satu contohnya, sebagai pelaku bisnis TemanBaik dapat memilih makanan yang akan dipasarkan pada market yang tepat. Misalnya kalau jajanan, kalangan mana yang mau dibidik? Sedangkan kalau makanan diet, ilustrasinya ya harus menggambarkan gaya hidup sehat.

Pemilihan  Angle

Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah pemilihan angle. Secara umum ada dua angle yang biasa digunakan saat memotret makanan, yaitu eye level dan flat lay. Pada praktiknya, eye level memposisikan kamera sejajar dengan objek, sehingga foto akan terlihat datar. Angle ini digunakan saat kita pengin mengekspos tinggi makanan yang kita foto. Misalnya, daging dan sayuran yang bertumpuk dari hamburger atau lapisan cake yang juga bertumpuk dengan krim putih di antara lapisannya. 

Sedangkan, flat lay adalah gaya fotografi dengan cara membidik beberapa objek baik makanan atau pun produk lainnya melalui jepretan kamera dari atas ke bawah dengan lurus 90 derajat. Objek foto tentunya diletakan di permukaan datar yang  menghadap ke arah kamera. 


Ilustrasi: unsplash


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler