Tip Bepergian Nyaman Pakai Kereta Api

Seiring dengan peningkatan layanan yang terus dilakukan PT KAI, jumlah penumpang kereta api di Indonesia juga ikut meningkat. Sepanjang tahun 2018 kemarin saja, BPS mencatat jumlah penumpang KAI menembus angka 422 juta dengan kenaikan sebesar 19,9 persen. Angka ini juga terus bergerak naik lantaran semakin melambungnya harga tiket pesawat.

Nah, bagi TemanBaik yang ingin bepergian dengan kereta api, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal. Tidak hanya soal cara berburu tiket agar tidak kehabisan, beberapa tip berikut juga penting untuk menjaga keamanan dan kenyamananmu di tengah-tengah banyaknya penumpang lain.

Perhatikan Jadwal Keberangkatan
Umumnya, harga tiket pada saat weekdays akan lebih murah dibandingkan weekend. Selain itu, pada high season seperti long weekend, libur lebaran, natal, dan sebagainya juga pasti harga yang ditawarkan lebih tinggi.

Karena tingginya permintaan pasar yang berimbas pada harga, ada baiknya kamu benar-benar mempersiapkan jadwal keberangkatan. Untuk menghemat, tidak ada salahnya kamu menggunakan promo yang biasa diberikan oleh pihak KAI maupun travel agent lainnya.

Baca Ini Juga Yuk: 6 Alasan Kamu Harus Gunakan Transportasi Umum

Ketahui Posisi Bangku
Terutama untuk kereta api kelas ekonomi dan bisnis yang mempunyai posisi bangku berhadap-hadapan, kenali dengan baik posisi yang akan dipilih. Kalau kamu memiliki kecenderungan untuk pusing atau mual bila di dalam kendaraan dengan arah laju yang berkebalikan, pilih bangku yang memang memiliki arah pandang selaras dengan arah laju kereta.

Bila kelas eksekutif, kamu tidak perlu terlalu khawatir. Namun paling tidak, kamu bisa memperhatikan gerbong mana karena ini berhubungan dengan lebih berisik atau tidaknya gerbong yang dekat lokomotif dan dekat atau tidaknya dengan gerbong makan. Juga perhatikan susunan nomor kursi yang akan dipilih.

Sesuaikan Barang Bawaan
Walau tidak seketat pesawat, bukan berarti kamu bisa membawa sebanyak-banyaknya ketika menggunakan kereta api. Pasalnya, setiap gerbong mempunyai tempat penyimpanan yang cukup terbatas.

Lagi-lagi, ini sangat berkaitan dengan kelas kereta yang kamu pilih. Kereta eksekutif mempunyai lebih banyak ruang untuk menyimpan barang dibandingkan kelas ekonomi maupun bisnis.

Bawa Uang Tunai Secukupnya
Kalau kamu tidak membawa bekal dan menempuh perjalanan dengan jarak yang tidak pendek, ada baiknya menyiapkan uang tunai. Petugas Reska (restoran kereta api) biasanya akan datang berkeliling untuk menawarkan makanan berat maupun ringan dan minuman.

Kamu juga bisa datang langsung ke gerbong makan yang tersedia. Namun, tentu saja, harga yang ditawarkan lebih mahal. Rata-rata, seporsi makanan berat seperti nasi goreng, nasi rames, nasi ayam geprek, dan sebagainya ditawarkan mulai dari Rp 35.000.

Baca Ini Juga Yuk: Tertarik Naik MRT? Ini Sistem Tiket dan Tarifnya

Gunakan Pakaian yang Nyaman
Kini, semua kelas KAI menggunakan AC di setiap gerbongnya. Untuk kelas ekonomi, biasanya menggunakan tiga buah AC konvensional di masing-masing gerbong. Karena itu, gunakan pakaian yang nyaman, tidak terlalu tipis maupun terlalu tebal. Khusus untuk kelas eksekutif, kamu tidak perlu khawatir bila malam tiba. Walau tetap sebaiknya membawa baju hangat, kamu akan mendapatkan fasilitas kain selimut.

Siapkan Barang di Tempat yang Terjangkau
Ada baiknya kamu menyiapkan sebuah wadah khusus untuk mengantongi KTP/SIM (sebagai identitas untuk check in), charger, minum, dan sebagainya. Dengan begitu, kamu tidak perlu bolak-balik merogoh ransel apalagi koper untuk mengambil barang-barang dasar ini.

Namun, yang perlu diingat, pastikan kamu juga meletakkan wadah ini selalu dekat denganmu sehingga aman, ya. Kamu bisa menggunakan sling bag kecil yang praktis atau hobo bag untuk keperluan ini.

Nah, itulah beberapa tips bepergian menggunakan kereta api untuk membuat perjalananmu nyaman. Jangan lupa, datanglah lima belas menit lebih awal sehingga tidak terlalu terburu-buru, terutama bila bawaanmu cukup banyak.

Selamat berjalan-jalan!


Foto: Djuli Pamungkas


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler