7 Tip Sederhana Agar Tetap Produktif di Bulan Puasa

Menjalani bulan puasa bukan berarti TemanBaik juga ikut puasa beraktivitas dan tidak produktif. Meski asupan energi cenderung berkurang dari biasanya, kamu tetap dapat maksimal menjalankan rutinitas dan fokus terhadap kerjaan, lho.

Cara yang kamu lakukan pun cukup mudah, kok. Paling tidak, tujuh tip ini bisa kamu terapkan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan emas dengan dalih sedang berpuasa.

Jangan Tumpuk Pekerjaan
Godaan terbesar adalah ketika siang hari perpaduan kantuk dan lapar yang akan membuatmu jadi begitu malas. Dengan mengetahui pola ini, kamu dapat memilih untuk memadatkan aktivitas di pagi hari saat masih mempunyai banyak tenaga. Pekerjaan pun tetap dapat selesai tepat waktu dan tidak menumpuk di belakang yang justru akan membuat stres.

Batasi Aktivitas yang Tidak Penting
Semakin terbatasnya jendela waktu produktivitas dan energi semestinya mampu menjadikanmu lebih selektif dalam menyusun skala prioritas. Kurangi atau bahkan hilangkan aktivitas yang kurang penting seperti menongkrong, begadang menyaksikan pertandingan bola dan lain-lain.

Baca Ini Juga Yuk: Me Time, Cara Mudah untuk Bikin Hidup Lebih Bahagia

Buat Daftar Harian yang Harus Dilakukan
Untuk mendukung cara sebelumnya, buatlah daftar apa saja yang akan dilakukan seharian pada malam sebelumnya. Catatan ini akan menjadi panduanmu menyelesaikan target. Namun, pastikan bahwa kegiatan akan dilakukan rasional untuk diselesaikan dalam satu hari tersebut alias tidak terlalu memaksakan diri, ya.

Perhatikan Asupan Saat Sahur dan Buka
Hanya karena kesempatan untuk makan yang lebih sedikit, bukan berarti kamu jadi mengutamakan nafsu saat tiba waktunya bersantap tiba, ya. Pilihlah jenis makanan yang dibutuhkan tubuhmu, terutama dalam menjaga kadar oksigen sehingga tidak mudah mengantuk dan merasa lemas. Di samping itu, hindari pula untuk langsung menyantap dalam porsi besar agar sistem pencernaan tetap terjaga baik, ya.

Membawa Bekal
Untuk para pekerja di kota besar yang rawan macet khususnya, membawa bekal adalah hal kecil yang perlu dipertimbangkan. Bukan untuk dimakan pada jam saat berpuasa tentu saja, melainkan sebagai pengganjal bila harus berbuka di tengah jalan. Hal ini untuk mencegah kamu terburu-buru mengejar waktu untuk berbuka di rumah bersama orang-orang tersayang yang justru akan mengacaukan konsentrasi.

Meningkatkan Frekuensi Beribadah
Rasa lelah dan lemas sebenarnya tidak selalu berasal dari kondisi fisik, tetapi juga mental. Supaya urusan spiritual dan mental segar , gunakan juga waktu yang tersedia untuk beribadah menambah bekal pahala.

Istirahat dengan Cukup
Kamu mungkin terbiasa dengan kalimat, "tidur adalah ibadah saat bulan puasa" dan menjadikannya sebagai alasan untuk tidur lebih lama. Ingat, kamu hanya perlu istirahat secukupnya untuk menjaga stamina dan produktivitas. Saat tidur terlalu lama pun, kamu justru cenderung lebih merasa lemas dan malas.


Sumber gambar: unsplash


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler