Donor Darah Saat Puasa? Bisa Kok! Perhatikan Dulu Syaratnya Ini

Bandung - Banyak yang masih ragu-ragu, apakah mendonorkan darah saat berpuasa bisa dilakukan? Pada tahun 2000 Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa kalau donor darah enggak membatalkan puasa kok, justru termasuk ke dalam amalan.

Meski enggak dilarang, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi ketika hendak mendonorkan darah saat berpuasa. Perhatikan syarat-syaratnya berikut ya TemanBaik!

Tidak Dehidrasi
Cairan tubuh sangat penting dan diperlukan ketika donor darah. Maka pastikan kamu telah banyak minum air putih saat sahur dan ketika berbuka puasa, ya TemanBaik!

Keadaan Sehat
Pastikan kamu dalam keadaan sehat dan tidak sedang berobat atau memiliki riwayat penyakit tertentu ketika hendak mendonorkan darah. Sebelum donor darah dilakukan, akan diperiksa kondisi hemoglobin, tekanan darah dan lainnya untuk memastikan apa kamu layak atau tidak untuk mendonorkan darah.

Istirahat yang Cukup
Waktu istirahat di bulan Ramadan akan berubah. Nah kamu harus pintar mengelola waktu dan istirahat dengan cukup ya. TemanBaik bisa tidur lebih awal agar sahur tidak terlambat dan tentunya memiliki waktu istirahat yang cukup.

Konsumsi Makanan Bergizi
Sebelum mendonorkan darah, sebaiknya konsumsi makanan yang bergizi, seperti ikan, ayam daging, bayam, kacang dan produk olahan susu. Kamu juga harus menghindari makanan cepat saji, dan makanan tinggi lemak seperti gorengan dan es krim.

Donor Darah di Pagi Hari
Tubuh sedang tidak kekurangan cairan di pagi hari, sehingga waktu ini aman untuk kamu donor darah. Sementara siang dan sore hari, cairan tubuh sudah banyak terbuang, dan berisiko kamu bakal pusing dan tekanan darah menurun jika melakukan donor darah.


Foto: Pexels

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler