Mengenal Anjing Terapi untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jakarta - Bagi sebagian orang, anjing bukan hanya sekadar sebagai hewan peliharaan. Namun, juga dapat menjadi media terapi. Anjing yang dijadikan sebagai media terapi ini, disebut dengan nama anjing terapi. Mungkin, sebutan itu masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia.

Lalu, apa itu anjing terapi? Anjing terapi, merupakan sebutan untuk binatang anjing yang sudah dilatih, sehingga dapat memberikan kasih sayang, perhatian, dan cinta kepada orang-orang dengan kondisi tertentu. Anjing-anjing ini memiliki tanggung jawab untuk menyediakan terapi baik secara psikologis ataupun fisiologis, kepada selain pemiliknya.

Anjing yang dijadikan sebagai anjing terapi, memiliki sifat yang ramah, hangat, serta bersahabat. Para pemilik anjing terapi ini, menjadikan hewan peliharaan mereka menjadi relawan, dengan cara pergi mengunjungi tempat-tempat tertentu, seperti rumah sakit, sekolah, dan rumah perawatan. Para anjing terapi ini, berdiam di ruang perawatan selama 10-15 menit.

Tidak jarang, orang-orang menyamakan anjing terapi dengan anjing pelayan. Namun ternyata, dua jenis anjing ini memiliki tugas yang berbeda.

Baca Ini Juga Yuk: Mau Sehat Mental? Ikuti Kebiasaan Baik Ini Yuk

Anjing pelayan, adalah jenis anjing yang memang dilatih untuk membantu pemiliknya yang mengalami disabilitas, seperti tuna netra, dalam melakukan sesuatu. Mereka bekerjasama sebagai tim, dengan pemiliknya, anjing pelayan dapat membantu para penyandang disabilitas dalam hal keselamatan dan kemandiriannya saat mengerjakan sesuatu.

Jenis anjing pelayan, juga tidak boleh disentuh oleh sembarang orang, karena dapat mencegah mereka dapat melakukan pekerjaannya dengan benar. Sebaliknya, anjing terapi diperbolehkan untuk disentuh, dicium, peluk, dan diajak bermain.

Terapi dengan media binatang ini, dapat meredakan rasa sakit, gangguan kecemasan, depresi, dan rasa lelah terhadap orang-orang yang mengalami gangguan kesehatan, seperti suvivor kanker, orang dengan demensia, orang dengan gangguan kecemasan, dan mereka yang sudah lama tinggal di rumah perawatan. Bukan hanya orang-orang dengan masalah kesehatan saja yang mendapatkan manfaat dari anjing terapi ini, tapi juga anggota keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Anjing terapi tidak hanya digunakan dalam bidang medis, namun juga non-medis seperti di universitas dan komunitas, untuk membantu anggotanya yang mengalami gangguan kecemasan dan stress. Semua ras anjing yang memiliki sifat bersahabat, dapat dijadikan sebagai anjing terapi, namun yang kerap kali ditemui, anjing-anjing terapi tersebut berasal dari ras golden retriever, labrador, hingga pomeranian.

Ilustarasi: Unsplash

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler