Mengenal Penyakit Vitiligo dan Pengobatannya

Bandung - TemanBaik pernah menemukan orang yang pada kulitnya terdapat bercak putih berukuran kecil hingga besar? Bercaknya juga terletak di lokasi berbeda, ada yang di tangan saja, wajah saja, daerah dada saja, hingga ada yang di berbagai titik pada tubuh. Kadang ada juga di bagian kepala dan membuat rambutnya menjadi berwarna putih seperti uban.

Nama penyakit ini adalah vitiligo, yaitu sebuah kelainan kulit yang mengakibatkan terdapat semacam bercak berwarna putih pada kulit. Cara paling gampang biar kamu tahu seperti apa itu vitiligo, cari deh melalui mesin pencarian model bernama Winnie Harlow.

Bercak pada kulit itu timbul karena adanya kerusakan melanosit pada kulit. Penyebabnya bisa karena faktor genetik, stres, adanya penyakit autoimun lain, trauma benda tumpul atau tajam, hingga terkena sinar matahari.

Meski dari fisik penyakit vitiligo bisa dilihat, secara kesehatan tidak ada dampaknya kok. Tapi, pengidap vitiligo kadang menjadi rendah diri karena kondisi fisiknya. Bahkan, ada yang sampai stres berkepanjangan dan berujung ingin bunuh diri.

Peran orang sekitar pun sangat diperlukan untuk membuat pengidap vitiligo ini menjadi sosok yang percaya diri. Apalagi, banyak contoh di dunia dimana pengidap vitiligo bisa berprestasi. Selain model internasional Winnie Harlow, ternyata mendiang penyanyi Michael Jackson juga mengidap penyakit ini loh.

Dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Reiva Farah Dwiyana mengatakan vitiligo bisa diobati. Ada beragam metode yang dipakai untuk mengobatinya.

"Vitiligo ini bisa disembuhkan meski tiap orang butuh waktu yang berbeda-beda," kata Reiva dalam diskusi seputar vitiligo di RSHS, Selasa (25/6/2019).

Pengobatannya bisa dilakukan dengan cara pengolesan salep, penyinaran, hingga mengonsumsi obat. Ada yang sembuh dalam beberapa bulan, tapi ada yang perlu puluhan tahun untuk menghilangkan bercak pada kulit pasien.

"Tapi walaupun ada yang penyembuhannya lama, bukan berarti enggak bisa diobati. Pengobatannya ini tergantung dari berapa luas vitiligonya, usia pasien, dan lain-lain," jelasnya.

Vitiligo sendiri biasanya muncul di usia yang berbeda. Paling muda, vitiligo diidap bayi usia tiga bulan. Ada juga yang vitiligonya baru muncul di usia puluhan tahun.

Bagaimana sih cara mengobatinya? Mengobatinya secara medis adalah pilihan terbaik. Sehingga, dokter akan menentukan metode apa yang tepat untuk digunakan dalam proses penyembuhan vitiligo.

Di RSHS sendiri pengobatan vitiligo bisa dilakukan. Ada beberapa alat canggih yang dipakai di sini. Untuk biaya juga tergolong murah meski tidak dijamin pembiayaannya oleh BPJS Kesehatan.

Biayanya hanya Rp50 ribu untuk sekali terapi. Nominal itu enggak tergantung besarnya vitiligo loh. Jadi, besar atau kecil vitiligo pasien, biaya yang harus dibayar untuk pengobatan tetap sama kok.

Itu karena pihak RSHS memiliki peralatan hasil dari hibah. Sehingga, biaya yang dibebankan ke pasien tidak sebesar di rumah sakit yang bisa berkali-kali lipat lebih mahal.

Edwin Dwi Putra (35), salah seorang pengidap vitiligo, mengaku baru menemukan bercak pada kakinya pada 2013. Lam-kelamaan, bercak pada kulitnya bertambah hingga tangan di bagian kepala. Setelah berkonsultasi dengan dokter, akhirnya ia tahu bahwa yang diidapnya adalah vitiligo. Ia kemudian menjalani pengobatan di RSHS sejak 8 bulan lalu secara rutin seminggu dua kali.

"Alhamdulillah setelah terapi bercaknya sudah mulai menghilang," ungkapnya.

Ia sendiri mengaku tidak merasa minder dengan penyakitnya. Itu karena keluarga dan orang-orang sekitarnya memperlakukannya seperti biasa. Tidak ada pandangan aneh atau takut dari mereka. Sehingga, rasa minder yang ada akhirnya hilang.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler