Kulit Kering Bikin Gatal? Jangan Digaruk Ya!

Bandung - Di musim kemarau seperti sekarang potensi kulit kering cukup besar nih, TemanBaik. Kamu pasti kesal kan jika kulitmu kering, apalagi jika terlihat seperti bersisik?

Solusinya, biasanya mungkin kamu akan menggaruknya hingga bagian kulit yang kering itu terkelupas. Apalagi kulit kering juga kadang disertai rasa gatal. Iya, kan?

Hentikan mulai sekarang kebiasaan menggaruk kulit kamu yang kering, ya! Sepintas, mungkin kulit kamu bisa terlihat mulus lagi dan cukup menghilangkan rasa gatal. Tapi, ada dampak negatifnya loh.

"Kulit kering itu biasanya menimbulkan gatal. Kalau kita garuk, dia akan tambah kering," kata dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Reiva Farah Dwiyana.


Selain kering, ada dampak lainnya juga loh yang jelas bikin kamu makin enggak enak. Terlebih jika kamu keseringan menggaruk kulit yang kering.

"Kalau sudah abrasi atau lecet (karena sering digaruk), itu bisa jadi infeksi atau eksim," ungkap Reiva.

Kamu enggak mau kan kulit kering berujung seperti itu? Ada solusinya nih. Untuk mengatasi kulit kering, kamu sebaiknya mandi dengan sabun yang mengandung pelembab. Penggunaan pelembab pada kulit setelah mandi juga sangat disarankan selama musim kemarau seperti sekarang.

"Pakai pelembab dua kali sehari. Kalau kulitnya kering banget atau keringetan, bisa tiga kali sehari," tutur Reiva.

Ia juga menyarankan agar kamu banyak minum air putih. Konsumsi sayur dan buah yang banyak mengandung air juga bagus loh untuk mencegah dan mengatasi kulit kering.

Reiva juga membagi trik jika kamu enggak kuat ingin menggaruk kulit yang kering. Caranya adalah dengan menggaruk telapak tangan. Loh, apa hubungannya?

"Misalnya gatal di kaki, kita garuk telapak tangan aja supaya menimbulkan sinyal ke otak bahwa itu (kaki) digaruk," ujarnya.

Jangan sekali-kali deh menggaruk kulit keringmu meski gatal. Sebab, menurut Reiva, sekali digaruk, kulit itu akan makin terasa gatal loh. Jika semakin gatal, otomatis keinginan kamu menggaruk bakal semakin besar dan sering. Akibatnya, seperti yang Reiva ungkapkan, risiko untuk terkena infeksi atau eksim akan semakin besar.

Foto ilustrasi Unsplash.com
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler