Pakai Buff Saat Naik Motor, Berguna Enggak Sih?

Bandung - TemanBaik pasti sering melihat pengendara sepeda motor wara-wiri di jalan menggunakan buff kan? Buff ini bisa dibilang multifungsi. Selain bisa dipakai sebagai bandana, buff juga sering digunakan menjadi pengganti masker.

Tujuan utama pengendara sepeda motor menggunakan buff biasanya untuk menggantikan masker. Mereka yakin buff bisa mencegah polusi terhirup melalui hidung atau mulut. Tapi, efektifkah penggunaan buff di jalanan?

"Pakai buff itu enggak efektif," ujar dokter spesialis penyakit konsultan respirologi dan kritis respirasi Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Hendarsyah Suryadinata.

Ia lebih menyarankan pengguna sepeda motor memakai masker saat berkendara. Sehingga, polusi di jalanan bisa dihindari untuk terhirup. Sebab, tanpa menggunakan masker, polusi dan zat berbahaya di dalamnya akan berdampak buruk untuk pernapasan.

Baca Ini Juga Yuk: 6 Alasan Kamu Harus Pakai Jaket Saat Berkendara Motor

Masker yang digunakan pun sebaiknya masker standar. Paling minimal, kamu menggunakan masker bedah yang kemampuannya tahan sekitar 4 jam. Tapi, lebih baik kamu menggunakan masker lain yang punya daya proteksi lebih baik, misalnya jenis masker N95.

"Buff itu enggak punya sistem penyaringan (polusi). Buff itu hanya kain tipis," ungkap Hendarsyah.

Buff tentu berbeda dengan masker. Pada buff, polusi akan tetap terhirup melalui hidung atau mulut meski sudah tertutup. Sedangkan masker mampu menyaring polusi dan zat berbahaya agar tak terhirup.

Sudah tahu kan TemanBaik? Jadi, pilih memakai buff atau masker saat berkendara? Pilihannya ada di kamu. Tapi, lebih disarankan kamu memakai masker saja deh untuk kesehatan dan mencegah risiko penyakit pernapasan. Jika sakit, kamu sendiri kan yang pasti tersiksa!


Foto: Unsplash

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler