Cuci Piring Pakai Gambas, Spons Alami dari Serat Oyong

Bandung - Gambas mungkin terdengar asing bagi TemanBaik. Namun serat dari sayur oyong ini sudah populer di kalangan mereka yang menjalani gaya hidup ramah lingkungan. Gambas dijadikan pengganti spons atau busa yang biasa digunakan untuk mencuci piring bahkan untuk mandi.

"Gambas ini sudah ada sejak zaman dulu loh. Dulu juga harganya masih relatif murah sebelum tren zero waste ramai," ujar Tiwi Arsianti dari Organisasi Lingkungan YPBB (Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi) Bandung.

Penggunaannya pun tak berbeda dengan spons cuci piring pada umumnya. Cukup tuang sabung pada gambus lalu remas-remas supaya busanya melimpah. Tinggal gosok pada permukaan piring atau wadah lainnya yang akan dibersihkan.

"Tekstur dari gambas ini bahkan lebih lembut," katanya.

Baca Ini Juga Yuk: Minim Sampah, Belanja di Toko Organis Wajib Bawa Wadah Sendiri

Dengan penggunaan gambas, itu berarti TemanBaik telah berupaya menerapkan pola hidup organis dan memilih barang yang punya jeja ekologi rendah. "Gambas ramah lingkungan dibandingkan dengan spons yang sintesis. Lalu kalo gambas sudah enggak layak pakai lagi, bisa langsung dikompos," tutur Tiwi.

Untuk mendapatkannya pun kini tak sulit, karena di toko-toko pendukung gaya hidup zero waste sudah banyak tersedia. Bahkan banyak juga yang di jual secara online di lapak e-commerce.

Seperti di Toko Organis yang ada di Jalan Batik Uwit No 1 Kota Bandung, tersedia gambas kering yang dijual Rp 15 ribu per buahnya. Bagaimana, tertarik berpindah pakai spons dari gambas?


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler