Tips Membangun Keakraban Bagi Keluarga Super Sibuk

Saat ini, orang sudah banyak yang disibukkan dengan beragam aktivitasnya. Ada yang bekerja, sekolah, kuliah, serta sederet kesibukan lainnya. Dampaknya, kehangatan dan keakraban di keluarga tanpa disadari akan berkurang.

Tapi, ada hal sederhana yang bisa dilakukan untuk membangun kembali keakraban, yaitu biasakan makan bersama. Bahkan, bagi keluarga yang anggotanya super sibuk, sarapan bersama sangat dianjurkan. Sehingga, sebelum anggota keluarga menjalani aktivitas harian, sarapan bersama akan sangat berharga.

"Walaupun di meja makan hanya 5-10 menit, itu tahap awal yang bagus untuk pendekatan. Itu enggak susah," kata psikolog klinis RSKIA Kota Bandung Dwi Edriyanti.

Meski sangat singkat, waktu saat sarapan bersama bisa dipakai untuk berbincang antara anggota keluarga. Dari situ, orang tua bisa bertanya berbagai hal dan memberi perhatian. Dengan cara itu, anak juga akan merasa orang tua hadir untuk mereka.

Jika anggota keluarga bisa berkumpul saat jam makan malam, itu juga lebih baik. Sehingga intensitas berkumpul bersama jadi lebih banyak. Dengan begitu, satu sama lain juga akan menjadi semakin dekat. Apalagi jika orang tua membantu anak mengerjakan tugas sekolah atau melakukan aktivitas lain yang menyenangkan.

Yang tak kalah penting, sediakan waktu luang di akhir pekan untuk beraktivitas bersama. Misalnya olahraga bersama, jalan-jalan, atau berbagai hal asyik lainnya. Saat melakukan kegiatan ini, usahakan masing-masing melepaskan diri dari gawai.

"Dengan begini komunikasi (antara anggota keluarga) akan tercipta," ucap Dwi.

Kuncinya, orang tua harus mau meluangkan waktu untuk berkomunikasi dan memberi perhatian pada anak. Jangan sampai keakraban yang sudah berkurang justru semakin jauh karena orang tua selalu terjebak pada pikiran bahwa dirinya sibuk.

Jangan sampai sebagai orang tua kamu menyesal di kemudian hari. Terbayang kan bagaimana rasanya jika ternyata nantinya anak kamu lebih akrab dengan orang lain daripada dengan orang tuanya sendiri?

Foto ilustrasi Unsplash.com
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler