3 Jurus Kunci Berinvestasi Sukses untuk Milenial

Kaum milenial memang lahir di era yang serba mudah. Kemudahan akses itu bisa didapatkan mulai dari pelayanan reservasi destinasi wisata, berbelanja, membeli makanan, sampai dengan lembaga keuangan. 

Hal ini menyebabkan sebagian besar milenial memiliki tingkat konsumsi yang tergolong tinggi. Dengan menggunakan penghasilan bulanannya, kaum milenial lebih tertarik untuk menggunakan pendapatannya untuk pengalaman dan lupa untuk menyisihkan sebagian pendapatan yang dimiliki untuk investasi, dana darurat ataupun asset.

Menurut penelitian yang dilakukan  Wharton Pension Research Council, milenial harus menyisihkan 40 persen dari penghasilannya untuk masa depan. Tujuannya  agar mereka dapat menikmati standar hidup di masa pensiun yang layak. 

Junior Sambyanto, Business Development Director Lakuemas bercerita, saat ini rata-rata milenial hanya menyisihkan kurang dari 10 persen penghasilannya untuk masa depan. Jika kebiasaan yang dimiliki oleh kaum milenial ini tetap dilakukan, maka sebagian besar milenial terancam enggak bisa memiliki aset apapun.

Jadi, bagimana triknya agar TemanBaik paham literasi keuangan dan peduli untuk menabung aset buat masa depan?

1. Terapkan Pola 40 - 30 - 30
Coba disiplinkan diri untuk melakukan pemisahan sejak kamu mendapatkan gaji atau pendapatan di awal bulan. Supaya seimbang, 40 persen digunakan untuk kebutuhan total selama sebulan, 30 persen buat kewajiban berbagai cicilan, dan 30 persennya ditabungkan.

Alokasi dana tabungan bisa diperuntukkan untuk banyak hal. Bisa sebagai simpanan membeli aset seperti rumah, tanah atau investasi emas atau sejenis.

Meski harus berhemat, kamu juga enggak berarti stop menjalani gaya hidup seperti kongko, beli baju atau traveling. Tapi, TemanBaik beri rambu sendiri untuk menghabiskan uang sesuai bajet dan enggak boleh melebihi target ya.

2. Investasi
Milenial harus menciptakan financial goals pribadi. Setelah itu menyusun strategi perencanaan keuangan yang sesuai dengan kondisi keuangan, agar mencapai goals yang sudah dimiliki. Perencanaan keuangan bisa dilakukan melalui beragam cara, misalnya dengan investasi. 

Meski generasi ini memiliki awareness yang cukup tinggi terhadap pentingnya investasi, tetap saja investasi yang paling sering padahal menurutnya, membeli emas paling menjanjikan loh. Memang mungkin terdengar sangat old fashion, tapi emas merupakan produk instrumen jangka panjang yang sangat menguntungkan karena nilainya sampai saat ini masih terus naik, aman dan mudah untuk dicairkan. 

3. Kembangkan Investasi Digital
Perkembangan era digital yang menawarkan kemudahan bagi kaum milenial. Nah saat ini setiap transaksi juga dapat diakses dengan praktis melalui website, e-commerce  dan aplikasi mobile

Tapi ingat satu hal yang TemanBaik, sebelum kamu memutuskan jenis investasi apa yang dipilih, baiknya gali dan perdalam dulu pengetahuan kamu soal investasi, khususnya soal nabung emas.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler