Begini Sebaiknya Lulusan Baru Ditanya Soal Gaji Saat Wawancara

Melamar kerja tentu enggak semudah membalikkan tangan kan TemanBaik? Apalagi bagi TemanBaik yang baru saja lulus kuliah alias fresh graduate.

Ada berbagai faktor yang membuat kamu enggak diterima sebuah perusahaan. Bisa karena kualifikasi tak memenuhi syarat, belum berpengalaman, atau karena kesalahan saat wawancara. Kemungkinan ada jawaban saat wawancara yang membuatmu jadi gagal diterima.

Salah satu yang ditanyakan dan jadi pertimbanyan yakni jawaban saat kamu ditanya besaran gaji yang diinginkan. Ya, kamu pasti menginginkan gaji yang besar, ini hal normal. Apalagi jika kamu berasal dari perguruan tinggi ternama dan memiliki nilai fantastis. Kamu mungkin merasa harus digaji dengan nominal yang besar.

Tapi, perusahaan belum tentu mau menggaji dengan nilai yang besar. Apalagi jika kamu belum memiliki pengalaman kerja karena fresh graduate alias baru lulus. Jika kamu ngotot ingin tetap digaji tinggi sementara perusahaan tak mau, pilihannya adalah kamu menerima nominal yang ditawarkan atau mundur.

Idealnya, cari deh jalan tengahnya. Kamu bisa mempertimbangkan untuk menerima tawaran gaji dari perusahaan. Di perusahaan itu, kamu bisa menempa diri agar punya pengalaman bekerja. Setelah 'matang', kamu bisa meminta kenaikan gaji secara baik-baik atau bekerja di perusahaan lain yang gajinya lebih besar.

"Ketika kita (pelamar kerja) mungkin ekspektasinya tinggi, enggak bisa masuk ke mana-mana, akhirnya enggak akan punya pengalaman kerja," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Arief Syaifudin.

Jika kamu ngotot saat melamar ingin digaji besar, kamu tentu harus siap-siap ditolak perusahaan. Bahkan, bisa jadi sikap kamu juga mendapat penolakan serupa dari perusahaan lain.

"Enggak semua perusahaan mau memenuhi itu. Jadi, pelamar kerja juga harus berpikir secara bijak," ungkap Arief.

Bagaimana sih caranya agar kita tahu nominal gaji ideal yang diajukan? Cari tahu dulu deh informasi seputar perusahaan yang kamu lamar. Cari juga informasi berapa rata-rata gaji di sana untuk posisi atau pekerjaan yang kamu incar.

Bikin juga pihak perusahaan tertarik saat kamu memberi jawaban nominal gaji yang diinginkan. Beri alasan kenapa kamu layak dibayar dengan nominal itu.


Foto ilustrasi Unsplash.com


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler