Ternyata Postur Tubuh yang Baik Bisa Bikin Kamu Bahagia

Percaya enggak sih kalau postur tubuh dan kebiasaan bergerak mempengaruhi kesehatan mental? Hal itu ternyata telah dibuktikan sejumlah praktisi yoga dan ahli postur tubuh loh.

Salah satunya Praktisi Yoga dan Ahli Postural, Ani Purwandini yang selama ini kerap membantu mereka yang bermasalah dengan postur. Menurutnya, kebiasaan bungkuk atau menitikberatkan bobot pada satu titik tertentu berpotensi menimbulkan berbagai problem fisik dan psikis.

Sesuai dengan keahliannya di bidang Traditional Chinese Medicine, Ani menyebutkan kalau tubuh yang sehat harus luwes dan memiliki kelenturan yang sempurna. Fleksibilitas tubuh, nyatanya berkaitan erat dengan suasana hati, karakter dan kecakapan dalam pengambilan keputusan.

"Selama ini saya menangani beberapa perbaikan postur tubuh, karena kondisinya yang sudah berdampak pada kesehatan. Misalnya heartburn, asam lambung hingga masalah psikis seperti kecemasan dan mood swing.

Ani mencontohkan, bahwa kebiasaan membungkukkan badan juga erat kaitannya dengan kecemasan. Menurutnya, pada saat badan membungkuk, itu juga bisa diisyaratkan sebagai kondisi siap bertarung atau menghadapi lawan.

Alhasil, secara automatis otak akan mempersepsikan posisi tubuh ini pada kondisi siap penyerang. Tak heran, kalau bungkuk bisa menyebabkan kondisi cemas, gelisah dan suasana hati yang kurang nyaman.

"Pertanda tubuh yang sehat memang harus fleksibel. Ia bisa bergerak lentur ke kanan, kiri, depan dan belakang dengan seimbang. Postur tubuh yang baik juga berpengaruh pada kondisi tulang. Di beberapa kasus yang saya tangani, ada juga yang menyebabkan tulang belakang bengkok atau skeliosis," katanya.

Baca Ini Juga Yuk: Memaafkan Punya Manfaat yang Baik Bagi Kesehatan Tubuh Loh

Lebih lanjut Ani bercerita, yoga, pilates dan sejenisnya menjadi olahraga paling tepat untuk membantu memperbaiki postur kamu. Tapi TemanBaik harus hati- hati loh, karena semua latihan ini harus mengikuti prosuder yang tepat dan ditangani ahlinya.

Sebagai opsi awal, Ani menyarankan untuk memulainya dari kebiasaan dan gaya hidup. Kebiasaan main gadget atau aktivitas bersantai sangat berpotensi memperburuk postur tubuh kita.

"Jadi biasakan untuk selalu menghangatkan tubuh dengan bergerak. Karena kalau dibiarkan mager (males gerak), biasanya tubuh semakin kaku, postur bungkuk yang pada akhirnya melahirkan kecemasan. Mulau untuk bangun pagi, kena sinar matahari dan jalan kaki sesuai kebutuhan," bebernya.

Satu hal yang enggak boleh kamu abaikan, perbaikan gaya hidup ini juga harus didukung pola makan yang sehat dan seimbang loh. Menurut Ani, kondisi stres di tubuh salah satunya dipicu kebiasaan bersantap yang tidak sehat.

Apalagi di zaman modern kayak sekarang, banyak makanan yang sifatnya enggak alami loh. Misalnya konsumsi gula dalam jumlah banyak, MSG seperti penyedap rasa, penguat rasa, pengawet hingga pewarna buatan.

"Gula dan penyedap menjadi pencetus berbagai penyakit, termasuk memicu stres dan depresi. Sebagai ganti gula dan penyedap, banyak sayuran pengganti yang bikin makanan lebih gurih, misalnya dengan mengkonsumsi sayuran akar - akaran seperti wortel dan kentang," rincinya.

Lanjut dia, banyak sayuran dan buah yang punya manfaat menyeimbangkan hormon perempuan. Bahan makanan itu Da berries, kacang - kacangaan dan ragam ikan yang mengandung omega 3 dan omega 6.

Ikan salmon, kerapu, teri, lobster, kerang, udang, minyak ikan, minyak kedelai, pumpkin seed, chia seed, kacang koro, walnut, kacang almond dan masih banyak lagi.

"Untuk memperbaiki mood atau menghilangkan stres, coba makanan yang minus gula dan penyedap buatan. Misalnya bikin sup hangat dengan material yang punya manfaat menenangkan dan meminimalisir gula," pungkasnya.

Foto: Instagram Ani Purwandini @anipurwandini


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler