Sariawan di Lidah Sulit Sembuh, Hati-hati Kanker

Bandung - TemanBaik, jika kamu mengalami sariawan pada lidah dan lama untuk sembuh, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter ya. Jika tak diperiksa atau disepelekan, hal ini bisa berakibat fatal loh. Simak ulasannya yuk!

Menurut dokter spesialis bedah mulut Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Seto Adiantoro, sariawan yang tak sembuh berhari-hari bisa jadi merupakan gejala awal kanker pada lidah. Biasanya, gejala ini tak disadari seseorang karena kurangnya pengetahuan. Bahkan, tak jarang dalam beberapa kasus, setelah satu hingga dua bulan sariawan tak kunjung sembuh meski sudah diobati, saat diperiksa sudah menjadi tumor ganas atau kanker.

"Yang paling sering kanker pada lidah itu orang datang (ke rumah sakit) dalam kondisi terlambat, kankernya sudah besar," ujar Seto.

Kanker pada lidah sendiri cukup dilematis bagi pasien maupun dokter. Sebab, lidah merupakan panca indera yang sangat vital. Dalam kondisi paling parah, lidah akhirnya harus dipotong. Tapi, ada berbagai metode pengobatan yang bisa dilakukan tanpa harus memotong lidah. Syaratnya, kondisi kankernya belum parah. Semakin rendah tingkat stadiumnya, semakin besar juga potensi kesembuhannya.

Baca Ini Juga Yuk: Hati-hati! Menyebut Nama Orang Tua Termasuk Perundungan

Sementara berdasarkan referensi dari berbagai sumber, selain sariawan, ada beberapa gejala lain yang menjadi tanda awal kanker lidah. Mulai dari sakit tengorokan dan nyeri saat menelan selama beberapa mingu, adanya benjolan di sekitar area mulut atau leher, mulut yang terasa kebas, sulit menggerakkan rahang, perubahan pada suara, hingga pendarahan tanpa sebab di lidah.

Penyebab Kanker Lidah
Ada beberapa penyebab seseorang mengalami kanker lidah. Mereka yang di keluarganya memiliki riwayat kanker lidah berpotensi mengalaminya juga. Selain itu, beberapa faktor penyebab lainnya adalah gaya hidup yang tidak sehat. Mulai dari merokok, konsumsi minuman beralkohol, terinfeksi Human papillomavirus (HPV), hingga pola makan tak sehat seperti kurang mengonsumsi buah dan sayur.


                                                                          Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Untuk pengobatannya sendiri beragam, hal itu akan tergantung dari tingkat keparahannya. Pengobatan bisa dilakukan dengan obat-obatan, operasi, kemoterapi, hingga radioterapi. Untuk mencegahnya, tentu TemanBaik disarankan menjalankan pola hidup sehat dan menjauhi penyebab kanker lidah di atas. Intinya, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Jadi, jangan sampai terlambat dan berujung menyesal ya.

"Pada dasarnya kanker itu lebih baik mencegah daripada mengobati. Mau diobatin dengan cara apa juga pasti enggak enak. Makan obat juga enggak mengenakkan," jelas Seto.

Foto: Ilustrasi Unsplash


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler