Anak Belum Lancar Membaca? Yuk! Kenali Tahapan Waktunya

Bandung - TemanBaik, apa yang kamu rasakan jika si kecil tak kunjung lancar membaca, padahal usianya beranjak empat atau lima tahun? Jika ditambah kenyataan kalau teman sebayanya sudah lancar membaca, sebagai orangtua mungkin kamu akan langsung panik karena takut si kecil dianggap telat lancar membaca.

Tapi tunggu dulu, sebelum rasa panik berlanjut, baiknya kita mengenal dulu tahapan anak belajar membaca. Pakar read aloud, Roosie Setiawan menyebutkan, yang belum banyak diketahui oleh orang tua adalah tahapan usia anak saat belajar membaca.

Sebagian besar orang tua cenderung merasa bangga saat si buah hati sudah mampu membaca di usia 3 atau 4 tahun. Jika ada orangtua yang anaknya belum lancar membaca, karena panik, bukan tak mungkin ia akan menjejali materi khusus agar si buah hati lancar membaca.

Padahal, usia 0-6 tahun adalah momen di mana kita hanya perlu mempersiapkan anak untuk belajar membaca, loh.

Lebih jauh lagi, tahapan belajar membaca manusia terbagi dalam beberapa garis waktu. Yuk, simak penjelasannya!

Tahap Pra-membaca (0-3 tahun)
Usia 0 hingga 3 tahun dinamakan tahap pra-membaca. Di tahap ini, si kecil tidak diharuskan bisa membaca. Ketimbang 'memaksakannya' untuk belajar membaca, akan lebih baik jika kita melatih bahasa lisan si kecil loh, TemanBaik. Kita bisa menjadikan buku dengan format yang lebih interaktif untuk merangsang kemampuan berbahasa lisan si kecil.

Tahap Membaca Dini (3-6 tahun)
Tahap ini dinamakan tahap membaca dini. Di fase ini, kita bisa mempersiapkan si kecil untuk mulai belajar membaca di tahap selanjutnya. Tapi ingat ya, di fase ini, si kecil tak harus lancar membaca. Adapun buku yang direkomendasikan untuk mendampingi proses belajar membaca anak di tahap ini adalah buku bergambar, yang mana gambar dalam buku ini dapat menjadi gambar bercerita.

Tahap Membaca Lancar (6-9 tahun)
Di tahap ini, anak pada umumnya duduk di Sekolah Dasar tingkat rendah. Kita bisa mulai mengarahkan mereka dengan beberapa bahan ajar berupa buku bergambar, namun lebih meningkatkan sisi tekstual ketimbang visual (gambarnya).

Baca Ini Juga Yuk: Ini Lima Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pilih Buku Untuk Anak

Tahap Membaca Lanjut (12-15 tahun)
Pada tahap membaca lanjut, kemampuan anak untuk mengilustrasikan cerita relatif lebih baik. Di sini, kita bisa mengurangi kadar ilustrasi dalam buku bacaan anak dan menambah kadar tekstual. Buku dengan bagian (per bab), novel remaja dan komik dapat dijadikan medium baca untuk anak di tahap ini.

Tahap Membaca Mahir (15-18 tahun)
Di tahap ini, anak sudah bisa memilah ke mana arah bacaan mereka. Di tahap ini, perlahan anak mulai bisa membaca semua jenis buku.

Tahap Membaca Kritis (18 tahun ke atas)
Setelah melalui seluruh tahapan, sampailah anak pada tahap membaca kritis. Di mana anak tak hanya menentukan jenis bacaan, tapi juga bisa menginterpretasi dengan baik apa yang mereka baca. Dengan catatan, di tahap-tahap sebelumnya, kita melakukan pendampingan yang tepat dalam proses belajar membaca anak ya, TemanBaik.

Roosie juga menyebutkan, jika si kecil belum lancar membaca di usia kurang dari enam tahun tetapi anak-anak lain ada yang sudah lancar membaca, kita tak perlu khawatir, karena memang usia di bawah 6 tahun memang bukan usia seorang anak untuk membaca lancar.

Ia menyebutkan, yang lebih baik dilakukan orang tua adalah mempersiapkan anak agar tak sekadar bisa membaca dengan metode yang menjemukan. Karena menurutnya, proses belajar membaca anak di Indonesia terkesan seperti dipaksakan untuk lancar membaca, padahal belum saatnya anak tersebut untuk lancar membaca.

"Dampaknya meluas. Di usia dewasa, anak jadi malas membaca karena sejak kecil ia sudah dijejali asumsi kalau membaca adalah sebuah pembelajaran. Padahal, jika sejak dini orang tua berpatokan pada garis waktu tahapan belajar membaca anak, rasanya ketertarikan mereka akan literasi di usia dewasa nanti akan tinggi," beber Roosie.

Ia juga menambahkan, dengan mengikuti garis waktu tahap belajar membaca juga banyak mempengaruhi sistem kognitif anak di usia dewasa kelak.

Jadi, TemanBaik jangan panik ya kalau si kecil belum lancar membaca di usia dibawah enam tahun. Nah, kalau kamu sendiri bagaimana? Masih ingat tidak kamu lancar membaca di usia berapa? 

Foto: Ilustrasi Unsplash

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler