#KebiasaanBaik Membersihkan Rumah, Sederhana Namun Banyak Manfaat

Bandung - TemanBaik, berbagai gejala penyakit pada dasarnya bisa kita cegah melalui beberapa kebiasaan baik yang sifatnya menjaga kesehatan juga kebersihan. Salah satu kebiasaan baik yang memiliki lebih dari satu manfaat positif untuk kesehatan tubuh adalah membersihkan rumah. Kegiatan ini sangat sederhana loh sebenarnya. Tetapi, karena padatnya rutinitas kita sehari-hari, hal sederhana ini kerap kita lewatkan begitu saja.

Tak hanya menjadikan rumah lebih bersih saja, kegiatan bersih-bersih rumah ini juga bisa menjadi sarana meningkatkan produktivitas tubuhmu. Apalagi, untuk saat ini, kita mungkin tahu, berolahraga di luar rumah sedang tak dianjurkan. Maka, bersih-bersih rumah bisa menjadi alternatif untuk kamu yang ingin berkegiatan loh.

Lebih jauh dari itu, Beritabaik.id menghimpun beberapa manfaat dari kebiasaan baik bersih-bersih rumah. Apa saja, ya? Yuk, kita simak!

Meningkatkan Produktivitas Tubuh
Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kartini Rustandi pernah menyebutkan aktivitas fisik dalam kegiatan sehari-hari diperlukan untuk meningkatkan kebugaran jantung, paru, kekuatan dan daya tahan otot, serta menurunkan risiko Penyakit Tidak Menular seperti seperti stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes melitus, dan hipertensi. Bersih-bersih rumah adalah salah satu alternatif kegiatan agar tubuhmu produktif. Tak hanya berpengaruh terhadap produktivitas fisikmu saja, dengan bersih-bersih rumah, kamu juga menerima manfaat simpel. Ya! Tentunya rumahmu akan selalu bersih. Betul kan?

Mengurangi Risiko Terhirupnya Debu di Sudut Ruangan
Rumah yang kotor biasanya akan menyisakan debu yang menumpuk. Apalagi jika rumahmu berada tak jauh dari jalan raya yang dilalui oleh kendaraan. Sudut rumah menjadi bagian 'favorit' para debu ini berkumpul. Sadarkah kamu, jika sampai terhirup, maka organ pernafasanmu akan terpapar oleh debu-debu tadi. Mengerikan, ya.

Dalam proses membersihkan sudut ruangan ini dari debu, idealnya kamu menggunakan masker juga. Sebab, jika tak menggunakan masker, tentu saja debu yang menempel di bagian rumah akan terhirup.

Memastikan Keamanan Rumah dari Binatang Berbahaya
Kondisi geografis rumah tiap orang bisa menentukan hadirnya 'tamu tak diundang' berwujud binatang yang berbahaya loh. Jika di rumahmu terdapat semak-semak atau bebatuan yang menumpuk, maka bukan tak mungkin binatang berbahaya seperti ular, misalnya, akan masuk ke rumahmu dan bukan tak mungkin akan bersarang di sudut rumah. Nah, dengan membersihkan rumah secara rutin, kita bisa memantau potensi yang tak diinginkan itu, TemanBaik.

Baca Ini Juga Yuk: Pentingnya Memelihara Cupang untuk Mencegah DBD

Estetika, Kenyamanan dan Kebersihan
Bayangkan jika rumahmu disambangi oleh keluarga besar, atau mungkin kerabat dalam kondisi yang berantakan? Wah, pasti itu akan membuat tamu merasa tak nyaman, bukan? Kalau kamu membersihkannya saat akan kedatangan tamu saja, tentu akan menjadi pekerjaan berat, ya. Agar tak terlalu berat, rutinkan kegiatan bersih-bersih ini, agar saat ada tamu ke rumahmu, kamu hanya tinggal melakukan pembersihan ringan seperti menyapu sedikit saja.

Selain itu, rumah yang rapi juga akan menarik untuk dipandang. Bukan tak mungkin kamu bisa menginspirasi orang lain untuk merapikan rumahnya juga loh, TemanBaik.

Tidak ada waktu ideal secara teoritis untuk mengatur frekuensi kita dalam membersihkan rumah. Pasalnya, kegiatan ini dikembalikan kepada rutinitas TemanBaik masing-masing yang tentu memiliki perbedaan satu dengan yang lainnya. Namun idealnya membersihkan rumah setidaknya satu kali dalam seminggu di waktu senggang seperti saat libur akhir pekan. Mengapa demikian? Pasalnya, dengan frekuensi waktu yang tidak terlalu berjauhan (seperti satu bulan sekali, misalnya) akan memudahkan dan juga meringankan proses membersihkan rumah itu sendiri. Bayangkan jika rumahmu dibiarkan kumuh dalam jangka waktu lama. Saat membersihkannya pun, kamu pasti akan terasa sangat lelah karena banyak sekali sudut yang harus dibersihkan.

Selain itu, rumah yang lama tak dibersihkan juga akan membuatmu malas membersihkannya. Melihat akan panjangnya proses pembersihan, alih-alih ingin bergerak, yang ada kita justru menunda membersihkan rumah karena beranggapan proses bersih-bersihnya akan sangat melelahkan. Kalau terus ditunda dan ditunda, yang terjadi rumahmu akan semakin kotor dan banyak risiko yang mengancam loh, seperti misalnya gangguan pernapasan asma dan bronkitis kronis akibat terlalu sering menghirup debu.

Nah, mulai sekarang, yuk kita mulai kebiasaan baik dan hidup sehat ini mulai dari hal-hal kecil. Kamu sudah coba belum? Berapa kali dalam seminggu kamu membersihkan rumah?

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler