Cara Mudah Bikin Hand Sanitizer dan Disinfektan

Bandung - TemanBaik, saat ini tahu kan jika cairan antiseptik atau hand sanitizer dan disinfektan sulit didapatkan setelah ramai pemberitaan seputar virus corona atau COVID-19? Tapi, ada solusinya kok. Simak caranya yuk!

Untuk hand sanitizer, bahan baku yang dipakai adalah alkohol dan aloe vera alias lidah buaya dalam bentuk gel. Alkohol yang digunakan sebaiknya berkadar 60 persen hinga 80 persen.

"Tapi, itu kan sulit juga sekarang di pasaran. Sehinga, bisa saja dimodifikasi, alkoholnya yang 90-100 persen, dicampur dengan aloe vera yang sudah berbentuk gel," kata Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (Unpas) Trias Nugrahadi di Kantor Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Senin (16/3/2020).

Perbandingan antara bahan keduanya adalah 2:1 alias, dua bagian alkohol dan satu bagian aloe vera. Singkatnya, jika kamu memiliki 200 gram air, campurkan dengan 100 gram aloe vera berbentuk gel.

Jika alkohol enggak kamu dapatkan, kamu bisa memakai air yang dicampur kaporit untuk dijadikan cairan antiseptik. Saat ini, kaporit relatif mudah didapatkan di tempat bahan-bahan kimia.

"Kaporit itu sekarang belum dilirik orang (untuk dijadikan cairan antiseptik), itu bisa jadi salah satu alternatif. Perbandingannya 1 cc kaporit ditambah 99 cc air," jelas Trias.

Campuran kedua bahan ini juga bisa digunakan sebagai disinfektan loh. Air campuran dengan kaporit ini bisa dipakai untuk mengelap barang-barang di rumah, mulai dari meja, kursi, mainan, hingga lantai.

"Begitu kena disinfektan, virus itu akan mati. ," ucap Trias.




Mengenal Prinsip Virus
Menurut Trias, pada prinsipnya virus tidak akan bertahan lama jika menempel pada suatu benda. Beda jika virus menempel di tubuh manusia atau makhluk hidup lainnya.

Pada benda mati, virus hanya bisa bertahan antara 2-9 jam dalam suhu kamar. Jika suhunya berkisar 30-40 derajat selsius, virus akan mati dalam kurun waktu dua jam. "Kalau lebih dari 40 derajat dia akan mati," ujarnya.

Potensi inilah yang harus kamu hindari. Virus apapun, termasuk COVID-19, bisa menempel pada benda apapun. Karena itu, antisipasi perlu dilakukan. Sebab, bisa saja virus menempel mulai dari pegangan tangga, pegangan eskalator, trolley di mal, meja, kursi, hingga tembok.

Masa virus bertahan hidup inilah yang berpotensi menempel dan masuk ke tubuhmu. Salah satunya melalui perantara tangan kamu yang memegang benda sekitar. Karena itu, wajib bagi kamu untuk mengantisipasinya dengan menggunakan cairan antiseptik hingga disinfektan.

"Prinsipnya virus itu tidak akan hidup lama di luar tubuh makhluk hidup. Jadi, kalau (virus) ada di luar, jangan sampai diundang oleh kita (masuk ke dalam tubuh). Manakala dia datang, kita usir dengan disinfektan," jelas Trias.

Foto: Ilustrasi Unsplash
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler