RSUP Sanglah Bali Buka Konsultasi Psikologi Daring Gratis

Denpasar - RSUP Sanglah, Bali membuka layanan konsultasi psikologi terkait Covid-19 gratis secara daring. dr Retno Kusuma, Psikolog RSUP Sanglah mengatakan, penyebaran informasi mengenai Covid-19 melalui media sosial menyebabkan kepanikan dan kecemasan.

"Secara tidak langsung akan mempengaruhi keadaan psikologinya. Terlebih pada orang yang mempunyai riwayat kecemasan," ujar dia, Senin (30/3/2020). dr Retno mencontohkan, misalnya saja baru mengalami batuk kecil sudah cemas.

"Padahal bisa saja itu karena tekanan atau stress, sehingga membuat orang kepikiran dan kondisinya buruk. Begitu juga ketika flu, maka masyarakat langsung panik," sebutnya. Meski memang sulit membedaan flu biasa dengan flu sebagai gejala Covid-19.

Ia menjelaskan, kebanyakan dari orang-orang yang berkonsultasi menanyakan gejala-gejala yang tengah dialami saat itu. "Psikolog yang memahami kondisi psikologis penanya, juga harus benar-benar paham informasi tentang Covid-19 ini," paparnya.

"Sehingga tingkat kecemasan mereka berkurang, sekaligus terbantu dengan edukasi yang mumpuni untuk selanjutnya melakukan upaya pencegahan secara mandiri," sambung dr Retno. 

Baca Ini Juga Yuk: Ini Saran Psikolog Biar Kamu Enggak Stres Saat #DiRumahAja

Namun jika setelah konseling mereka tetap merasa cemas, mereka memiliki treatment yang bisa dilakukan di rumah untuk merelaksasi dan mengurangi kecemasan terhadap Covid-19. Treatment yang diberikan berbentuk audio dan bisa dilakukan di rumah sendiri.

Para psikolog nantinya akan memantau setelah diberikan treatment. "Treatment ini juga bisa dibagikan ke keluarga atau ke teman-teman yang mungkin mengalami kecemasan akibat pemberitaan-pemberitaan tentang Covid-19," kata dr Retno.

dr Retno menyarankan lebih baik membaca pemberitaan yang sifatnya positif dan berhenti membagikan pemberitaan negatif yang membuat tidak nyaman. "Atau lebihbih baik melakukan aktivitas yang dapat menyenangkan di rumah, seperti berkumpul bersama keluarga, berkebun, menonton film, atau membaca buku," tutupnya.

Foto: Ilustrasi Unsplash

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler