Cara Tepat Mengolah Rimpang untuk Daya Tahan Tubuh

Bandung - TemanBaik, Indonesia memiliki berbagai jenis tanaman yang berkhasiat untuk kesehatan. Salah satunya adalah dari jenis rimpang, seperti jahe, kunyit, temulawak, dan lain-lain. Tanaman ini bahkan belakangan begitu diburu karena dianggap bisa untuk mencegah terjangkitnya virus corona atau COVID-19.

Ada berbagai cara yang dilakukan untuk mengolahnya. Ada yang dirajang, digeprek, dipotong tipis atau kecil, hingga diparut kemudian direbut. Ada juga yang hanya menyeduhnya dengan air panas. Bahkan, ada juga yang menjadikannya sebagai infused water.

Menurut Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung Dadan Rohdiana, mengatakan proses perebusan atau diseduh dengan air panas jadi cara tepat untuk mengolah rimpang.

"Direbus itu cenderung lebih baik. Kenapa? karena proses ekstraksi itu sangat dipengaruhi suhu. Semakin tinggi suhu, proses ekstraksi atau mengeluarkan zat-zat yang ada di dalam suatu tanaman itu akan jauh lebih baik dibanding (menggunakan air) dengan suhu rendah," kata Dadan kepada BeritaBaik.id.

Lalu, bagaimana agar zat di dalam rimpang itu efektif saat direbus atau diseduh air panas? Yang terbaik adalah memotong-motongnya. Hal itu akan membuat proses ekstraksi berjalan lebih sempurna. Senyawa atau zat di dalam rimpang pada akhirnya akan keluar dan larut di dalam air.

"Akan lebih baik setelah dipotong-potong dilakukan pengadukan, itu jauh lebih sempurna lagi," ucap Dadan.

Meski direbus atau diseduh dengan air panas adalah cara terbaik, tetap kamu harus melakukannya dengan cermat ya TemanBaik. Usahakan hindari merebusnya hingga mendidik atau menyeduh dengan air mendidih.

"Yang paling bagus pakai air panas meskipun ada risiko kerusakan beberapa senyawa kimia di dalamnya akibat suhu panas. (Cara menyiasatinya) ya jangan menggunakan suhu yang terlalu tinggi, jangan mendidih (jika direbus). (Untuk penyajian dengan cara diseduh) kita bisa pakai air dispenser ataupun air termos," jelas Dadan.

Baca Ini Juga Yuk: RSUP Sanglah Bali Buka Konsultasi Psikologi Daring Gratis

Manfaat untuk Kesehatan
Tanaman jenis rimpang sendiri memang memiliki beragam khasiat. Secara umum, manfaatnya dari mengonsumsi rimpang adalah sebagai antivirus dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jika daya tahan tubuh kuat, maka berbagai bakteri, kuman, atau virus tak akan membuat seseorang jatuh sakit.

"Kita enggak bisa menangkal bakteri atau virus dengan mudah, tapi kalau tubuh kita kuat, sehat, insya Allah sehebat apapun virusnya tidak akan memengaruhi tubuh kita," ucap Dadan.

Rimpang sendiri menurutnya secara umum juga memiliki kandungan yang hampir sama, misalnya alkaloid, quinoline, dan polifenol. Tapi, setiap jenis rimpang tentu memiliki kandungan yang berbeda. Misal rimpang A lebih banyak polifenol, rimpang B lebih banyak quinoline, dan rimpang C lebih banyak alkaloid.

Menurut Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan Trias Nugrahadi, pada dasarnya, tubuh manusia memiliki kemampuan melawan berbagai macam virus. Tapi, kemampuan ini akan tergantung dari daya tahan tubuh seseorang dan virus yang menjangkitinya.

Ketika daya tahan tubuh lemah, proteksi di dalam tubuh bisa dikalahkan oleh virus. Sebab, virus akan berkembang lebih banyak. Sebaliknya, jika daya tahan tubuh kuat, virus tak akan berkembang dan bikin kamu jatuh sakit.

Hal ini yang juga terjadi pada COVID-19. Saat virus ini masuk ke dalam tubuh, seseorang tidak akan memperlihatkan reaksi apapun jika daya tahan tubuhnya kuat. Paling tidak, hanya gejala awal saja yang akan terlihat seperti demam, flu, atau batuk. Itu pun bisa sembuh. Karena itu, sangat penting untuk membuat tubuh memiliki daya tahan yang mumpuni.

"Nah, upaya kita adalah berusaha meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga, dia (virus) tidak bermultiplikasi atau istilahnya memperbanyak diri. Kalau (virus) memperbanyak diri, kemudian tubuh tidak punya daya tahan lagi untuk melawan itu, dia akan menyerang langsung ke saluran napas bagian bawah, itu yang dikatakan pneumonia," tutur Trias.

Rimpang itu pun menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, tentu harus diimbangi juga dengen langkah antisipatif lainnya seperti rajin mencuci tangan, menjalankan pola hidup bersih dan sehat, serta berbagai langkah lainnya.

Foto: Ilustrasi Freepik

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler