Perhatikan Ini Sebelum Pilih Lensa Kontak atau Kacamata

Bandung - TemanBaik, jika fungsi dari penglihatanmu terganggu misalnya mengalami minus, kamu bisa mengatasinya dengan memakai lensa kontak, kacamata, atau bahkan metode lasik. Tapi, pada umumnya orang akan memilih antara menggunakan lensa kontak atau kacamata. Sebab, untuk metode lasik, butuh biaya yang lumayan besar.

Apa ya pilihan tepat untuk mengatasi penglihatanmu yang terganggu? Jangan buru-buru memutuskan ya. Simak ulasan di bawah ini yuk sebelum mengambil keputusan!

"Pengunaan lensa kontak atau kacamata itu tergantung pada kebutuhan dan kondisi si pasien," kata dokter spesialis mata Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Dominica Herlijana, dr.Sp.M., M.Kes., kepada BeritaBaik.id.

Menurutnya, tidak semua orang bisa memakai lensa kontak. Sebab, ada kondisi mata tertentu yang membuat seseorang tak bisa menggunakannya. Contohnya permukaan bola mata yang cenderung kering sehingga keberadaan air mata enggak stabil sebagai 'pelembab' atau justru ada masalah lain yang membuat kamu tak direkomendasikan memakai lensa kontak. Untuk memastikannya, kamu tentu harus berkonsultasi dengan dokter mata. 

"Biasanya dokter mata akan melihat dulu kondisi permukaan matanya (pasien untuk menentukan bisa memakai lensa kontak atau tidak)," ujar Dominica.

Baca Ini Juga Yuk: Ini Pentingnya Konseling Online di Tengah Pandemi COVID-19

Selain kondisi bola mata, dokter juga akan mempertimbangkan perilakumu. Jika kamu bisa meyakinkan dokter bahwa kamu telaten dan mau melakukan berbagai hal dalam penggunaan serta perawatan lensa kontak, baru penggunaannya akan direkomendasikan.

Tapi, jika direkomendasikan memakai lensa kontak, kamu harus memastikan mengikuti berbagai aturan dalam penggunaan dan perawatan lensa kontak ya. Sehingga, efek negatif dari lensa kontak bisa dicegah.

Jika kamu abai dalam aturan pemakaian dan perawatan lensa kontak, siap-siap deh terkena dampak buruk, misalnya infeksi. Bahkan, dalam kondisi terburuk, kamu akan kehilangan penglihatan karena kornea mata mengalami kerusakan.

"Yang ditakutkan itu ada kuman pseudomonas (di kornea mata). Ini kalau sudah tumbuh, mengerikannya dalam waktu 24 jam bisa bisa tembus kornea, bolong korneanya, itu yang ditakutkan," jelsa Dominica.

Lalu bagaimana dengan pengunaan kacamata, sama kok, kamu juga harus menjalankan berbagai aturan pakai dan perawatannya. Sehinga, penggunaan kacamata akan menjadi solusi bagi yang penglihatannya berkurang atau terganggu.

Salah satu yang akan membuat dokter menyarankan kamu memakai kacamata adalah kondisi penglihatan. Jika mata kanan dan kiri memiliki ketidakseimbangan yang jauh, maka akan disarankan menghindari penggunaan kacamata. Jika ketidakseimbangan penglihatan enggak jomplang alias hanya beda tipis atau bahkan tingkatnya sama, kacamata biasanya akan disarankan.

"Pada pasien dengan status refraksi enggak seimbang kanan dan kiri, misalnya mata kanan minus 5 dan mata kiri normal, dia kalau pakai kacamata akan pusing," ucap Dominica.

Nah, sebelum memutuskan memakai lensa kontak atau kacamata, sebaiknya konsultasikan dulu pada ahlinya ya TemanBaik!

Foto: Ilustrasi Unsplash
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler