Amankah Terlalu Sering Minum Teh Dibanding Air Putih?

Bandung - TemanBaik ada yang suka minum teh? Bahkan mungkin ada yang sangat gemar sehingga sering meminumnya ssetiap hari. Tapi, amankan terlalu sering minum air teh dibanding air putih?

Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung Dadan Rohdiana mengatakan sebenarnya mengonsumsi air teh dalam jumlah banyak tidak masalah bagi tubuh. Hal yang terpenting, kata kuncinya adalah jangan berlebihan.

"Sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan pasti enggak akan baik, yang dimaksud berlebihan berapa banyak? Dua liter (sehari). Kenapa dua liter? Karena setiap hari rata-rata orang itu kehilangan cairan dalam tubuh sebanyak dua liter, baik melalui keringat, urine, dan lain sebagainya. Dan itu harus diganti (dengan asupan cairan)," kata Dadan kepada BeritaBaik.id.

Jika bicara ideal, sebaiknya minum air teh adalah di kisaran 800-1.000 mililiter sehari atau empat sampai lima gelas saja. Catatannya, yang diminum adalah air teh tawar ya. Sebab, jika tehnya ditambah gula, terlalu sering mengonsumsinya justru akan jadi masalah untuk tubuh. Tapi, yang bikin masalah gulanya ya, bukan tehnya.

Lalu, perlukah minum air teh berjarak? Misalnya setelah meminum satu gelas kemudian baru minum lagi setelah sekian menit atau jam. Jawabannya enggak perlu kok. Sebab, pada prinsipnya, air teh adalah air putih atau bening yang ditambahkan teh. Jadi, minum air teh sama dengan minum air putih, bahkan manfaatnya lebih banyak.

"Air teh itu sama dengan air putih plus senyawa bermanfaat lainnya. Jadi, sebenarnya kalau minum teh itu minum air putih dengan khasiat plus. Karena itu enggak perlu ada dikotomi air putih dengan air teh karena di dalm air teh itu 99 persennya adalah air," jelas Dadan.

Secara umum, kandungan dalam air teh memang sedikit meski warnanya terlihat mencolok. Tapi, kandungan teh yang larut dalam air sebenarnya hanya sekitar 1 persen saja loh, yaitu antara satu sampai dua gram saja.

Baca Ini Juga Yuk: Ini Tips Menjaga Kesehatan Kulit Selama Berpuasa

Ajak Masyarakat Lawan Kampanye Hitam Teh
TemanBaik tahu enggak jika teh ternyata banyak dilanda kampanye hitam? Tujuannya agar orang beralih atau mengurangi konsumsi teh. Padahal, teh sangat kaya akan manfaat loh.

Salah satu bentuk kampanye hitam terhadap teh adalah tidak baik dikonsumsi berlebihan. Kalau untuk urusan ini jelas, seperti kata Dadan dalam penjelasan di atas, mengonsumsi apapun dalam jumlah berlebihan jelas tidak baik. Karena itu, kamu perlu membatasi diri sebanyak apa sih maksimal minum teh dalam sehari.

Contoh lainnya, minum terlalu banyak air teh akan mengurangi penyerapan zat besi di dalam tubuh. Itu karena teh mengandung zat tanin yang akan menghambat proses penyerapan zat besi. Tapi, jangan khawatir ya.

"Memang betul tanin bisa mengurangi penyerapan zat besi. Tapi, di dalam teh sendiri ada zat besi dan jumlahnya mencukupi untuk tubuh. Jadi, ada yang hilang, tapi terganti," tutur Dadan.

Ia pun berharap masyarakat bijak jika menerima informasi negatif seputar teh. Intinya, jangan khawatir minum teh karena minuman ini menyehatkan untuk tubuh.

TemanBaik, kita ngeteh yuk! Eits, tapi bagi yang sedang berpuasa, ngetehnya nanti aja ya setelah berbuka puasa.

Foto: Ilustrasi Unsplash/Christine Wehrmeir
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler