Yuk! Kenali Lebih Dalam Perihal Kanker Otak

Bandung - TemanBaik, tahu enggak jika kanker menjadi salah satu penyakit dengan risiko kematian tinggi? Kali ini, kita akan membahas salah satu dari jenis kanker, yaitu kanker otak. Simak ulasannya yuk!

Dilansir di laman Yayasan Kanker Indonesia, kanker otak ini disebabkan pertumbuhan abnormal sel di bagian otak yang merusak jaringan otak tempatnya berada. Kondisi pertumbuhan sel yang abnormal itu awalnya menyebabkan tumor otak. Namun, tak semua tumor bersifat kanker dan berujung pada kanker otak.

Apa Pemicunya?
Penyebab pasti tumor otak dan segala jenis kanker, termasuk tumor dan kanker yang tumbuh di otak, masih belum dapat diketahui secara pasti. Meski begitu, ada sejumlah faktor yang memengarungi munculnya tumor atau kanker otak pada seseorang.

Pemicu itu adalah faktor genetik atau keturunan, adanya paparan zat beracun dari lingkungan sekitar, radiasi yang menyerang kepala (otak), mengidap HIV, dan memiliki kebiasaan merokok.

Jenis Kanker Otak
Ada dua klasifikasi dari kanker otak ini. Hal itu ditentukan berdasarkan asal mula pertumbuhan sel kanker.

Pertama adalah kanker otak utama. Ini disebabkan munculnya salah satu sel dalam otak yang tumbuh tidak wajar, membentuk tumor ganas lalu bertransformasi menjadi sel kanker. Sel kanker ini yang kemudian merusak jaringan, sel saraf, selaput pelindung otak atau saraf tulang belakang.

Baca Ini Juga Yuk:

Kedua adalah kanker otak metastasis atau kanker otak sekunder. Ini merupakan kanker otak yang disebabkan tumbuhnya sel tumor atau sel kanker dari bagian lain tubuh yang menyebar ke otak melalui proses metastasis.

Sel-sel kanker itu bisa berasal dari payudara, usus, ginjal, paru-paru, hingga kulit. Penyebaran sel kanker inilah yang kebanyakan menjadi penyebab kanker otak.

Ciri dan Gejalanya
Tumor dan kanker otak ini ditandai dengan gejala berbeda bergantung pada ukuran, letak, dan kecepatan tumbuh sel kanker itu sendiri. Namun, biasanya gejala awal yang dapat dirasakan adalah munculnya sakit kepala yang kian lama semakin bertambah sering dan bertambah parah.

Selain itu, gejala lainnya adalah timbul rasa mual dan muntah dengan tiba-tiba, tubuh menjadi lemas dan tidak seimbang, muncul kejang, sering hilang fokus, susah berkonsentrasi, hingga muncul masalah pada penglihatan.

Jika kamu merasakan gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui ada atau tidaknya risiko kanker. Agar lebih detail, pemeriksaan lebih akurat dapat dilakukan dengan tindakan CT Scan atau pemindaian otak.

Apa Langkah Pencegahannya?
Pada umumnya, pencegahan penyakit kanker dapat dilakukan dengan cara mengubah gaya hidup, misalnya menjaga berat badan normal atau berhenti merokok.

Kamu juga bisa menghindari paparan terhadap pestisida dan insektisida, menghindari paparan zat kimia berbahaya yang bersifat karsinogen alias pemicu kanker, serta menghindari paparan radiasi terutama pada bagian kepala.

Foto: Ilustrasi Unsplash/National Cancer Institute
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler