6 Tips Bahagia Bagi yang Tak Bisa Mudik

Bandung - TemanBaik, Idulfitri kali ini tentu berbeda karena berada di tengah pandemi virus corona atau COVID-19. Salah satu yang dirasa banyak orang cukup berat adalah tak bisa mudik.

Alasannya karena wilayah tempat tinggal saat ini diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sehingga, kamu tak diperbolehkan keluar dari kawasan tersebut, termasuk mudik ke kampung halaman. Selain pekerja, kondisi ini juga dialami mahasiswa loh.

Namun, ada juga yang tak mudik karena kesadaran. Sebab, mudik sanggat berpotensi jadi sarana penularan dan penyebaran COVID-19. Sehingga, Idulfitri #DiRumahAja jadi solusi terbaik untuk saat ini.

Tetap semangat dan bahagia ya TemanBaik. Iya, semua pasti ingin mudik kok, ingin bertemu keluarga di kampung halaman, hingga kangen suasana kampung. Namun, tak mudik jadi langkah bijak untuk saat ini.

Kamu sudah membayangkan bagaimana merayatakan Idulfitri pada Minggu (24/5/2020) besok jauh dari keluarga dan kampung halaman? Ya, pasti banyak yang merasakan sedih. Namun, ada tipsnya nih agar tetap bahagia saat merayakan Idulfitri jauh dari keluarga dan kampung halaman.

Dilansir dari laman resmi Universitas Padjadjaran, ada enam hal yang bisa kamu lakukan. Cara dari dua dosen Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Dhini Andriani dan Tiara Ratih Purboningsih ini pun tergolong sederhana. Sehingga, tentu bisa dilakukan dengan mudah. Simak ulasannya yuk!

1. Video Call
Video call atau panggilan video menjadi salah satu alternatif untuk melepas kerinduan pada orang-orang di kampung halaman. Kamu bisa bertatap muka meski dengan perantara layar telepon genggam.

Untuk melakukannya, kamu bisa janjian dengan keluarga atau teman-teman. Tentukan kapan akan melakukan panggilan video. Sehingga, satu sama lain bisa mengalokasikan waktu dan mempersiapkan diri untuk melakukan panggilan video.

Dokumentasikan kegiatanmu saat melakukan panggilan video ya jika mau. Hal ini bisa jadi kenang-kenangan buat kamu di masa depan bahwa Indonesia pernah dilanda pandemi COVID-19 yang membuat kamu enggak bisa mudik.

2. Beri Hadiah Kecil
Ini jadi salah satu cara sederhana untuk membahagiakan diri. Berikan hadiah kecil untuk dirimu sendiri atau membaginya pada orang terkasih.

Contohnya adalah membuat masakan untuk keluarga dan mengirimkannya juga kepada teman, tetangga, atau orang dekat. Dengan cara ini, kamu bisa memanjakan dan membahagiakan lidahmu. Tapi, kamu juga membagi kebahagiaan bagi orang lain.

3. Mencatat
Menulis catatan harian bersama keluarga, sahabat, atau siapapun bisa jadi cara untuk bahagia. Banyak kok aplikasi yang bisa dipakai, misalnya livejournal.compenzu.comdiary.com, atau Tumblr.

Tuliskan berbagai perasaan, ide, rencana setelah pandemi terakhir, serta berbagai hal yang kamu rasa menarik dan dapat melepaskan beban. Tulisan ini juga bisa jadi kenangan dalam beberapa tahun ke depan.

4. Olahraga
Apa hubungannya ya olahraga dengan kebahagiaan? Olahraga itu akan meningkatkan hormon endorfin loh, TemanBaik. Hormon ini adalah salah satu hormon yang berasosiasi dengan kebahagiaan.

Karena itu, enggak ada salahnyakan kamu berolahraga saat Idul Fitri. Waktunya suka-suka kamu deh. Olahraga juga enggak perlu repot atau jauh-jauh kok. Kamu bisa olahraga di rumah. Apalagi, saat ini banyak tutorial olahraga yang bisa dilihat secara gratis, salah satunya di Youtube.


5. Coba Aktivitas Baru
Jika selama dua bulan ini kamu mulai dilanda kejenuhan, coba deh lakukan hal-hal baru saat Idulfitri dan setelahnya. Sehingga, kamu tidak akan merasa bosan.

Contohnya, jika selama ini kamu jarang atau tak pernah masak, tak ada salahnya mencoba memasak. Resep dan tutorialnya juga dengan mudah bisa kamu dapatkan melalui internet.

Kamu juga bisa melakukan hal lain yang tergolong baru. Misalnya mencoba membuat tas sendiri, kerajinan, hingga menata ruangan. Lumayan kan kamu punya kegiatan baru. Selain bermanfaat, tentu akan membuat rasa jenuhmu berkurang.

6. Selalu Bersyukur
Ini bagian yang sangat penting agar kamu tetap bahagia. Coba deh bandingkan apa yang kamu alami saat ini dengan orang lain. Jangan bandingkan dengan yang hidupnya lebih enak ya, bandingkan dengan yang hidupnya tak seberuntung kamu.

Misalnya, kamu saat ini tinggal ngontrak atau indekos, orang lain belum tentu loh bisa menyewanya. Bahkan, ada yang terpaksa tidur di jalanan.

Contoh lain, jika kamu sedih karena hanya bisa melakukan panggilan video dengan keluarga saat Idulfitri, bayangkan kondisi orang lain. Bisa jadi di luar sana ada yang tak bisa bertemu, bahkan tak bisa melakukan panggilan video karena tak punya gawai.

Foto: Ilustrasi Unsplash/Dylan Ferreira
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler