Melepas Stres dengan Meraba Benda, Begini Caranya

Bandung - TemanBaik, jika kamu merasa stres, penat, mumet, tertekan, serta ragam perasaan tak nyaman lainnya, ada caranya nih untuk menghilangkannya. Caranya adalah menyentuh suatu benda. Simak ulasan lengkapnya yuk!

Menurut psikolog klinis Klinik Kebidanan Harkel Bandung Erwin Fazrin, teknik menyentuh suatu benda ini cukup efektif meredakan stres. Sehingga perasaan tak nyaman dalam benak akan keluar dan membuat lebih lega.

Contohnya, ketika kamu merasa cemas, cobalah pegang batu dan pejamkan mata. Konsentrasilah untuk meraba dan merasakan setiap bagian dari batu tersebut. Untuk melakukannya, enggak butuh waktu lama kok.

"Coba rasakan banget permukaan benda yang dipegang di tangan, beregerikahn kasar, atau seperti apa. Lakukan ini selama 2-3 menit," kata Erwin kepada BeritaBaik.id.

Selain batu, kamu juga bisa menyentuh benda lain kok. Mulai dari tanah, karpet, atau benda apapun yang disarankan memiliki permukaan cenderung kasar. Bahkan, pelindung gawai yang biasanya memiliki permukaan kasar juga bisa digunakan untuk teknik ini.


Dalam 2-3 menit melakukan teknik ini, biasanya tingkat stres dan kecemasan lainnya akan berkurang. Sehingga, perasaan kamu akan lebih nyaman.

"Biasanya apa yang ada di pikiran kita akan teralihkan dan menurunkan detak jantung," ungkap Erwin.

Namun, diakuinya teknik menyentuh yang merupakan bagian dari grounding technique ini akan dirasakan aneh, terutama bagi yang tak pernah melakukannya. Meski begitu, dalam dunia psikologi, teknik ini sering dipakai. Apalagi, kamu bisa melakukannya secara mandiri tanpa perlu pergi berkonsultasi ke psikolog.

Coba deh TemanBaik praktikkan. Saat merasa stres, cemas, marah, dan berbagai perasaan tak nyaman lainnya, sentuh dan raba deh benda yang ada di dekatmu.

Jika ternyata setelah itu kamu tak merasakan perubahan, cobalah teknik lainnya untuk meredakan apa yang dirasakan. Misalnya mendengarkan musik, berkebun, ngobrol dengan orang terdekat, serta berbagai cara lainnya. Jika apa yang kamu rasakan tak kunjung hilang atau berkurang, baru deh kamu konsultasi dengan ahli kejiwaan.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler