Skala Prioritas, Pelajaran Penting di Tengah Pandemi

Bandung - TemanBaik, kehidupan di tengah pandemi virus korona atau COVID-19 saat ini masih belum normal. Berbagai penyesuaian dilakukan, misalnya belajar atau bekerja di rumah, menjalankan protokol kesehatan, hingga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup bersih dan sehat.

Namun, ada satu hikmah besar di balik pandemi yang bisa kamu petik. Kamu secara tidak langsung diajak untuk belajar menerapkan skala prioritas dalam melakukan sesuatu.

"Ini saatnya warga belajar mengenai skala prioritas dalam segala aspek kehidupan," kata psikolog klinis Klinik Kebidanan Harkel Bandung Erwin Fazrin kepada BeritaBaik.id.

Penerapan skala prioritas ini akan membuat kamu disiplin dalam melakukan sesuatu. Dampak besarnya tentu diharapkan membuat kamu menjadi pribadi yang lebih terencana dan efektif dalam berbagai aspek kehidupan.

Apa sih contoh skala prioritas di saat pandemi? Misalnya sebelum pergi ke mal atau pasar, kamu sudah mengantongi daftar belanja. Ketika sampai di tempat tujuan, kamu fokus hanya membeli sesuatu sesuai daftar belanja. Setelah selesai, kamu langsung pulang tanpa 'cuci mata' yang akan membuat kamu belanja sesuatu di luar daftar belanjaan.


Sebab, jika kamu 'cuci mata' atau berjalan-jalan, walaupun hanya sekadar melihat-lihat barang, itu akan membuang waktumu. Apalagi jika akhirnya kamu tergoda membeli sesuatu, ujung-ujungnya akan membuat uangmu akhirnya keluar juga dari dompet.

Jadi, selain rugi waktu, kamu juga akan rugi uang, apalagi jika barang yang dibeli enggak perlu-perlu amat. Lama-lama berada di tempat umum, apalagi terdapat kerumunan, juga enggak baik bagi kamu. Sebab, potensi tertular virus korona masih terbuka di saat pandemi.

Bukan enggak boleh kok kamu jalan-jalan di mal misalnya. Tapi, jika kamu sadar akan pentingnya kesehatan, sebaiknya memang kamu keluar rumah seperlunya saja. Contohnya hanya untuk bekerja, belanja, atau kegiatan penting lainnya yang membuatmu terpaksa keluar rumah.

"Mungkin untuk sementara kita engga bisa (menjalankan kehidupan bebas) seperti dulu untuk kondisi sekarang," ucap Erwin.

Namun, kebebasan yang sekarang dibatasi tentu demi kebaikanmu sendiri. Ia juga mengingatkan agar fase kenormalan baru tak membuat warga euforia, misalnya merasa bebas melakukan sesuatu lagi, terutama di luar rumah. Apalagi kamu tak memakai masker hingga tak menjaga jarak dengan orang lain.

Yuk, biasakan menerapkan skala prioritas! Menjalankan protokol kesehatan penting, tapi menerapkan skala prioritas dalam kehidupan juga tak kalah penting di tengah pandemi ini. 

Foto: Ilustrasi Unslpash/Alvaro Reyes

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler