Begini Cara Penyusunan dan Perawatan Buku di Perpustakaan

Bandung - TemanBaik, pernah datang ke perpustakaan? Lalu, terbayangkah olehmu bagaimana proses penyusunan dan perawatan buku di perpustakaan tersebut?

Beritabaik.id berkesempatan untuk berbincang dengan Dwi Ubayanti, yang merupakan pengelola Balepustaka Bandung. Ubay, sapaan akrabnya, menyebut kalau pengetahuan pengunjung mengenai desimal penyusunan buku akan memudahkan mereka untuk menemukan buku yang dicari. Selain itu, desimal penyusunan buku juga memudahkan penjaga perpustakaan untuk menemukan buku yang dicari oleh pengunjung.

Penyusunan Buku
Sama seperti perpustakaan umum lainnya, buku yang diterapkan di Balepustaka Bandung mengacu kepada pembagian 'desimal dewey'. Ada pembagian desimal dari digit 0 hingga 9. Pembagian buku ini, antara lain:

000 Karya Umum.
100 Filsafat.
200 Agama.
300 Ilmu-ilmu Sosial.
400 Bahasa.
500 Ilmu-ilmu Murni.
600 Ilmu-ilmu Terapan (teknologi).
700 Kesenian.
800 Kesusasteraan.
900 Sejarah dan Geografi.

Nah. Artinya, kamu bisa mengacu pada nomor-nomor desimal tersebut bila hendak menemukan buku tertentu. Misalnya, kamu hendak mencari buku tentang kesenian, maka kamu bisa menemukan buku kesenian ini pada desimal 700. Ubay menyebut pembagian 'desimal dewey' ini sudah sesuai standar internasional dan banyak diberlakukan di perpustakaan umum.

"Selain memudahkan pengunjung, penyusunan pakai metode 'desimal dewey' ini juga memudahkan pengelola perpustakaan. Standarnya kan banyak dipakai di perpustakaan umum. Jadi baik pengunjung maupun penjaga tinggal mencari buku yang mau dipinjam sesuai kategori 0 sampai 9 tadi," ujar Ubay.

Lebih lanjut mengenai perawatan buku, ia menjelaskan beberapa trik sederhana yang bisa kamu coba di rumah. Apa saja sih? Yuk simak ulasannya!



Baca Ini Juga Yuk: Mengenal Komunikasi Empatik di Era Kenormalan Baru

Pentingnya Menyampul Buku
Apabila kamu memiliki buku, ada baiknya kamu menyampul buku koleksimu. Ya, kehadiran sampul buku berbahan kedap air ini sangat penting. Pasalnya, buku koleksimu akan rentan diserang udara lembap dan kertas di dalamnya akan rusak bila tidak disampul dan didiamkan dalam waktu lama.

Nah, untuk menyampul buku ini, idealnya kamu menyampul dengan rapi. Jangan sampai ada celah di tiap sudut sampul buku karena bila ada celah, maka sangat mungkin bagian ujung buku akan terpapar udara lembap dan bagian depannya akan rusak.

Jauhkan dari Debu
Menjauhkan buku-buku koleksimu dari paparan debu adalah hal penting. Ya, buku yang terpapar debu lama-lama akan menjadi rusak. Tentu kamu enggak mau kan kalau buku koleksimu rusak? Apalagi, jika buku tersebut merupakan buku cetakan lama yang relatif sulit ditemui di toko buku.

"Kalau di Balepustaka sendiri, sengaja saya menempatkan ruangan perpustakaan ini di tempat yang bisa dibilang terpencil atau tersembunyi lah, ya. Itu biar buku-bukunya enggak kena debu," kata Ubay.

Rutin Membersihkan Buku
Pembersihan buku bisa dilakukan dengan mengelap buku dengan lap kering. Apabila sudah terdapat kerak debu pada sampul plastik, kamu bisa membersihkannya dengan lap basah. Namun Ubay menyebut, sebelum debunya menjadi keras dan menempel di sampul, baiknya kamu rutin membersihkan buku tersebut lap kering.

"Waktunya relatif, ya. Kalau mengacu sama waktu di sini (perpustakaan) sih dua minggu sekali. Karena untuk buku-buku di perpustakaan sendiri kan buku itu maksimal peminjamannya dua minggu. Jadi, pas bukunya itu kembali lagi, itu selalu saya bersihkan," jelasnya.

Hindarkan Buku dari Udara Lembap
Udara lembap lama-lama bisa membuat buku koleksimu rusak loh. Nah, kalau enggak mau hal itu terjadi, maka hindarkan buku dari udara lembap. Caranya beragam, mulai dari menyimpan buku di tempat yang terpapar cahaya matahari, menjaga suhu di sekitar buku, hingga menaruh anti-lembap di sekitar rak buku.

Karena letak perpustakaannya yang terpapar langsung matahari dan bangunan gedung perpustakaannya didominasi oleh kaca, Ubay mengaku tugasnya menghindarkan buku dari udara lembap jauh lebih mudah. Bila menemui buku yang mulai terkena udara lembap, ia akan menjemur buku tersebut selama beberapa menit, sebelum menaruh kembali di rak buku.

Jaga Kebersihan Rak Buku
Buku yang sudah dijaga kebersihannya akan berpotensi rusak jika rak bukunya tak dijaga kebersihannya. Apalagi jika rak bukumu terbuat dari bahan kayu. Oleh karenanya, Ubay menganjurkan kamu untuk rutin membersihkan rak buku.

"Kalau rak-nya dari kayu, bukunya bisa kena rayap. Wah, kalau sudah begitu nanti repot sendiri, apalagi kalau bukunya buku langka," kata Ubay.

Sebagai informasi, di Balepustaka Bandung terdapat 12.000 lebih buku dengan kategori 0 hingga 9 yang secara rutin dirawat oleh Ubay. Buku-buku itu bisa kamu baca dengan cara mendatangi Balepustaka Bandung yang terletak di Bumi Silih Asih Keuskupan Bandung, Jl. Moch. Ramdan No 18, Bandung. Kamu juga bisa mendaftar jadi anggota dengan hanya merogoh kocek Rp25 ribu untuk satu tahun masa keanggotaan.

TemanBaik, kata pepatah lama buku adalah jendela dunia. Maka dari itu, yuk kita rawat jendela dunia kita agar tak kotor apalagi sampai rusak. Tetap semangat ya!

Foto: Rayhadi Shadiq/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler