Kembali Digandrungi, Begini Cara Pemeliharaan Ikan Cupang

Bandung - TemanBaik, pasti familiar kan dengan ikan cupang ? Nah, belakangan, jenis ikan ini banyak digandrungi pecinta akuatik lagi nih. Tetapi, kira-kira bagaimana ya cara pemeliharaan ikan ini?

Beritabaik.id mengunjungi Pasar Ikan Muara, Jalan Peta, Bandung untuk berbincang dengan Entis (59), pemilik toko Aquatic Lingkar di Pasar Muara. Ia menyebut, belakangan ini memang penjualan ikan bernama latin Betta ini, khususnya di tokonya mengalami peningkatan hingga 60 persen. Ia menduga, kejenuhan masyarakat selama masa karantina wilayah beberapa waktu lalu menjadi penyebab melejitnya kembali popularitas ikan cupang yang sempat redup ini.

Lebih lanjut lagi, dalam memelihara ikan cupang, pasti diperlukan beberapa tips perawatan berkala. Nah, Entis menjelaskan beberapa cara sederhana yang mungkin bisa kamu coba di rumah. Apa saja sih? Yuk kita simak!

Gunakan Air yang Diendapkan
Entis menyarankan, kamu menggunakan air yang diendapkan selama satu hingga dua malam untuk menempatkan ikan cupang peliharaanmu. Umumnya, ikan cupang hidup di air yang berasal dari rawa. Namun, apabila di rumahmu hanya terdapat air PAM saja, tidak apa-apa, karena ikan cupang juga bisa hidup asal di air tawar. Tapi, jangan lupa diendapkan dulu airnya, ya!

Berikan Pakan
Selain itu, kamu juga harus rutin memberi pakan kepada ikan cupang peliharaanmu. Namun, walau begitu, jangan terlalu banyak member pakan kepada ikannya, ya. Entis menyarankan waktu pemberian pakan untuk ikan cupang tersebut sebanyak dua kali, namun dalam jumlah yang sedikit saja.

"Waktunya maksimal bisa dua kali. Bisa pagi dan sore. Tapi, ya itu tadi, jangan terlalu banyak memberi pakannya," jelas Entis.

Baca Ini Juga Yuk: Begini Tips Agar Kamu Rutin Olahraga di Rumah

Perhatikan Ketinggian Air dalam Wadah
Umumnya, ikan cupang bisa bertahan dalam ukuran akuarium jenis apa saja. Namun, sebaiknya kamu menyimpan ikan cupangmu di dalam wadah berukuran kecil saja. Selain itu, pastikan ketinggian airnya hanya berkisar 40 persen dari ketinggian wadahnya. Pasalnya, ikan cupang bisa melompat ke luar wadah apabila ketinggian air yang kamu gunakan melebihi setengah dari wadahnya.

Tentu kamu enggak mau kan ikan cupangmu melompat keluar wadah lalu mati? Nah, jangan terlalu tinggi ya mengisi air dalam wadahnya.

Gunakan Daun Ketapang untuk Kesehatan Ikan Cupang
Hal penting lainnya dalam pemeliharaan ikan cupang adalah dengan memasukkan daun ketapang ke dalam air di wadah tempat ikan cupangmu hidup. Entis menyebut, daun ketapang yang dimasukkan ke dalam air tersebut akan menjaga ketahanan suhu dan baik untuk kesehatan ikan cupang.

Ada beberapa metode yang disarankannya, mulai dari memotong daun ketapang itu hingga berukuran kecil-kecil lalu memasukkannya ke dalam wadah air, atau dengan mengendapkan daun ketapang di dalam air, berbarengan dengan proses pengendapan air untuk ikan cupang.

"Setelah itu diberi garam untuk ikan. Nah, ini bagus untuk menjaga suhu dan kesehatan ikannya," terang Entis.

Rutin Mengganti Air
Air tempat cupang hidup idealnya diganti secara rutin. Waktu relatif yang diperlukan adalah 2-3 hari. Jangan mengganti airnya secara drastis, ya. Lebih lanjut, kamu disarankan untuk mencampur terlebih dahulu air lama dengan air yang baru. Hal tersebut menurut entis akan memudahkan ikan cupang untuk beradaptasi dengan air tempatnya hidup.

Selain itu, jangan menggunakan jaring, apalagi menyentuh bagian tubuh ikan cupang saat proses pemindahan atau penggantian air, ya. Karena itu bisa merusak sirip cupang yang indah. Sebagai informasi tambahan, variasi sirip ikan cupang yang indah dan meningkatkan harga jualnya tersebut bisa terbentuk dari hasil perkawinan silang antara lebih dari satu jenis cupang.

TemanBaik, adakah di antara kamu yang kini memelihara ikan cupang? Coba sebutkan, apa alasanmu menggandrungi kembali ikan yang sempat tenggelam popularitasnya ini!

Foto: Ridzky Rangga Pradana

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler