Tertarik Menjajal Bisnis Ikan Cupang? Begini Cara Pembiakannya

Bandung - TemanBaik, saat ini ikan cupang atau Betta kembali digandrungi masyarakat. Nah, lalu bagaimana ya cara pembiakan jenis ikan satu ini? Apa pengaruhnya terhadap harga ikan cupang yang kini melonjak naik?

Beritabaik.id berkesempatan untuk berbincang dengan Entis (59). Pemilik toko Aquatic Lingkar ini menjelaskan beberapa cara yang perlu kita perhatikan saat hendak mengembangbiakkan ikan cupang. Walau terdengar relatif mudah, rupanya diperlukan ketekunan dan keuletan seorang peternak apabila ingin mendapat hasil ternak yang maksimal. Bagaimana? Penasaran akan langkah-langkahnya? Yuk kita simak ulasannya!

Sebelum Pembiakan
Pertama-tama, kamu perlu memilih dulu bibit ikan cupang yang akan dikembangbiakkan. Menurut Entis, ikan cupang yang hendak dikembangbiakkan idealnya berusia sekitar 5 bulan, baik itu jantan ataupun betina. Setelah itu, siapkan wadah berupa baskom kecil dengan ukuran sekitar 20 x 20cm. Jangan lupa, siapkan tempat berupa gelas plastik untuk cupang betina. Lalu, kamu bisa mengisi air ke wadah tersebut setinggi 10-15cm.

Perhatikan jenis air yang akan digunakan, ya. Entis menyarankan kamu untuk menggunakan air tanah yang jernih. Serta menghindari penggunaan air dalam kemasan atau air berbau kaporit. Siapkan pula tanaman air untuk tempat berlindung burayak (bayi ikan yang baru menetas). Namun, tanaman air yang dipasang di dalam wadah juga jangan sampai terlalu padat, ya.

Proses Pembuahan
Langkah berikutnya adalah masuk ke dalam proses perkawinan kedua jenis ikan cupang. Kamu bisa memasukkan ikan cupang jantan yang siap kawin. Biarkan ikan tersebut kawin dalam kurun waktu sekitar satu hingga dua hari. Entis menambahkan, sebelum ikan cupang dikembangbiakkan, baiknya kita memberi pakan berupa jentik nyamuk atau kutu air terlebih dulu.

"Dikasih makan dulu, biar ikannya nanti jadi subur," terangnya.



Baca Ini Juga Yuk: Kembali Digandrungi, Begini Cara Pemeliharaan Ikan Cupang

Nantinya, ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Kita bisa memancing cupang jantan untuk membuat gelembung dengan cara memasukkan ikan cupang betina, namun dengan cara terpisah. Caranya, masukkan ikan cupang betina ke dalam gelas plastik, lalu benamkan gelas tersebut ke wadah tempat ikan cupang jantan berada. Setelah ikan cupang jantan membuat gelembung, satukan ikan cupang betina ke dalam wadah tersebut. Menurut Entis, perkawinan ikan cupang biasanya berlangsung di pagi dan sore hari.

Setelah Proses Pembuahan
Setelah terjadi proses pembuahan, angkat ikan cupang betina dan pisahkan ke wadah lainnya. Dalam tahap ini, ikan cupang jantan bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak atau bayi ikan yang baru menetas. Ikan cupang betina harus diangkat, karena jika tidak, maka bayi-bayi yang telah dibuahi akan dimakan oleh ikan cupang betina.

Setelah itu, kamu bisa memberi pakan untuk bayi. Pemberian pakan idealnya dilakukan setelah hari ketiga, karena pada awal menetas, bayi masih membawa nutrisi dari telurnya. Pemberian pakan juga diberikan secukupnya ya. Karena apabila terlalu banyak, hal itu akan mengotori wadah air dan mengakibatkan bayi-bayi tersebut akan mati.

Ikan cupang jantan baru bisa diambil (dipisahkan) setelah usia burayak memasuki dua minggu terhitung sejak menetas. Kamu bisa memindahkan bayi tersebut pada wadah yang lebih besar. Berikan pula pakan kutu air dan jentik nyamuk. Terakhir, setelah sekira 40 hari, kamu sudah bisa memilah ikan cupang ternakmu berdasarkan jenis kelaminnya.

Sebagai informasi tambahan, Entis menyebut dalam sekali perkawinan, ikan cupang bisa menghasilkan 400 hingga 500 telur. Namun, dalam sekali panen, jumlah ikan cupang yang bisa diambil hanya berkisar di angka 30 hingga 40 saja. Apabila hasil ternak ikan cupangmu sudah banyak, kamu tinggal merawat dan memeliharanya saja.

Hal terpenting dalam proses perawatan dan pemeliharaan adalah memperhatikan pakan, air tempat cupang tinggal, serta kenyamanan ikan cupang tersebut. Jangan sesekali menyimpan ikan cupang dewasa dalam satu wadah, karena mereka bisa saling menyerang.

Sebagai penutup, Entis juga menjelaskan saat ini terdapat banyak jenis ikan cupang yang dijual di pasaran. Banyaknya jenis ikan tersebut terjadi karena perkawinan silang antara jenis ikan cupang satu dan jenis ikan lainnya, sehingga menghasilkan ikan cupang jenis baru.

"Karena bentuknya yang unik, ya itu tadi hasil perkawinan silang, dan banyak juga orang yang gemar bentuk siripnya, warna kulitnya, jadi aja harganya naik," terang Entis.

Harga ikan cupang di toko milik Entis berkisar Rp10 ribu hingga Rp150 ribu. Meski begitu, pria yang sudah 12 tahun menjalani profesi sebagai pedagang ikan ini menyebut, harga ikan cupang bervariasi bahkan hingga menembus angka Rp600 ribu per ekornya. Wah, menggiurkan sekali bukan?

TemanBaik, berkaca pada jumlah peminat yang relatif tak pernah padam dan potensi keuntungannya yang besar, rasanya tak salah memasukkan budidaya ikan cupan ke dalam rencana bisnis kita. Lalu, adakah di antara kamu yang tertarik menekuni bisnis ternak ikan cupang?

Foto: Ridzky Rangga Pradana
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler