Begini Cara Sederhana Mempraktikkan Pola Makan Sehat

Bandung - TemanBaik, saat ini makanan sehat kerap jadi perbincangan hangat di sekitar kita. Nah, sebetulnya bagaimana sih mengaplikasikan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari?

Dwi Puspita selaku pemilik Herbsays Kitchen punya pola sederhana yang bisa kamu tiru. Menurut Ita, sapaan akrabnya, pola makan sehat sebetulnya enggak perlu ribet dan mahal. Hanya saja, kadang muncul berbagai anggapan yang malah menyulitkan kita dan justru membuat sebagian orang menjadi stres karena punya standar tinggi untuk sebuah makanan sehat.

Padahal, yang perlu kamu lakukan hanyalah menyeimbangkan satu sama lain komposisi pada menu makananmu tersebut. Tentu saja, mengonsumsi makanannya jangan sampai berlebihan. Pantangan sebuah makanan hanya berlaku untuk orang yang didiagnosa penyakit tertentu dan dilarang mengonsumsi makanan tertentu.

"Sebetulnya segala sesuatu itu boleh dimakan asal tidak berlebih dan pada porsi yang tepat," ujarnya.

Ia mencontohkan hal ini pada menu makanan daging kambing. Menurutnya, sah-sah saja orang makan daging kambing karena di dalamnya pun terdapat banyak kandungan gizi. Namun, hal yang perlu digarisbawahi adalah cara kita mengonsumsi daging kambing tersebut jangan sampai berlebihan.

Baca Ini Juga Yuk: Tingkatkan Keuntungan UMKM dengan Pemasaran Digital

Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan asupan komposisi yang dapat menetralisir makanan tersebut. Dalam konteks makan daging kambing, Ita menyebut kita bisa mengonsumsi acar untuk menetralisir lemak pada daging kambing yang kita konsumsi. Namun, tak jarang hal ini dilewatkan oleh kita.

"Padahal konsepnya kan acar itu selalu mendampingi hidangan yang ada unsur kambing, kayak gulai kambing, itu kan sebagai penetralisir. Nah, tapi kadang kita kan suka bablas ya," terangnya.

Ia juga menambahkan, sikap pilih-pilih makanan walau di satu sisi bisa membantu untuk menyehatkan fisik, namun di sisi lain akan membuat kita sakit secara mental. Ya, menurutnya, ketimbang pilih-pilih komposisi makanan, akan lebih baik kita menjaga porsi makan kita.

Poin berikutnya adalah menjaga higienitas atau kebersihan dalam proses mengolah makanan, khususnya untuk kamu yang memproduksi sendiri makanan sehatmu di rumah. Hal ini tentu sangat membantumu untuk mendapatkan asupan sehat untuk tubuh. Jadi, pastikan seluruh komponen memasak dan bahan baku masakanmu dalam kondisi yang bersih, ya.

Hal penting lainnya yang kadang terlupakan oleh kita adalah kepekaan terhadap tubuh sendiri. Menurut Ita, tubuh tiap manusia itu punya 'alarm' masing-masing dan akan bekerja saat ia membutuhkan asupan makanan tertentu. Ia menyebut contoh kasusnya pada saat kita tiba-tiba ingin makanan atau minuman tertentu. Menurutnya, momen tersebut idealnya dipahami tiap orang sebagai 'alarm' kebutuhan tubuhnya.

"Kita enggak setiap saat ingin makan atau minum tertentu. Di satu waktu kita pasti pernah lah ngerasain, kok kayak kepingin minum yang manis, gitu. Nah, artinya tubuh kita lagi perlu gula. Tapi kadang ada juga satu masa yang mana tubuh tuh enggak ingin minum manis. Nah, itu adalah momen saat tubuh enggak sedang butuh gula. Itu contoh kasus sederhananya, ya," beber Ita.

Sebagai penutup, ia berpesan kalau mengonsumsi makanan sehat itu semudah kita bernapas. Karena hanya perlu porsi yang tepat, penyajian yang higienis, dan kepekaan terhadap tubuh. Jadi, jangan gelisah lagi terhadap standar makanan sehat, ya.

Lalu, makanan sehat apa yang jadi menu favoritmu?

Foto: Ilustrasi Unsplash/Morning Brew


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler