Jangan Asal! Begini Cara Membuang Tusuk Sate

Bandung - TemanBaik, sadar enggak sih jika tusuk sate berbahaya? Apalagi jika dibuang ke tempat sampah tanpa dikemas dengan aman. Bisa-bisa ini melukai petugas kebersihan.

Jika ini sampai terjadi, petugas kebersihan bisa terluka. Bahkan, potensi mengalami penyakit akan sangat terbuka, mulai dari infeksi hingga kehilangan nyawa. Di Bandung misalnya, beberapa tahun lalu ada petugas kebersihan yang meninggal dunia karena awalnya terluka tusuk sate.

Karena itu, sangat penting membuang tusuk sate secara aman. Jangan asal buang ke tempat sampah, apalagi menggabungkannya dengan sampah lain, ya! Sebab, asal membuangnya justru secara tidak langsung kamu menempatkan petugas kebersihan dalam bahaya.

Petugas kebersihan sendiri merupakan pekerjaan dengan risiko tinggi. Kerap berurusan dengan sampah setiap harinya, mereka rentan terkena berbagai penyakit. Jadi, jangan tambah potensi mereka untuk sakit.

"Standar dari kita, sebaiknya tusuk sate itu dipisahkan (dari sampah lain)," kata Manajer Program 'Zero Waste City' Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi (YPBB) Ratna Ayu Wulandari kepada BeritaBaik.id.

Baca Ini Juga Yuk: Begini Cara Generasi Muda Bantu Kurangi Risiko Perubahan Iklim

Cara terbaiknya, beri tahu petugas kebersihan bahwa sampah yang kamu buang di antaranya terdapat tusuk sate. Akan lebih baik jika tusuk sate itu kamu pisahkan di antara sampah lain dan dibungkus, misalnya dengan kertas.

Agar petugas kebersihan tidak lupa, kamu bisa memberi tulisan bahwa sampah yang dibungkus itu merupakan tusuk sate. Dengan begitu, petugas kebersihan bisa memilahnya demi meminimalisir risiko.

Sementara selain tusuk sate, ada benda lain yang tak kalah berbahaya, yaitu pecahan kaca. Pecahan kaca ini bisa berasal dari gelas, piring, atau benda lain. Jika kamu membuangnya secara asal, jelas ini sangat membahayakan.

Terbayang enggak jika saat sampah dibawa petugas kebersihan dan pecahan kaca itu melukainya? Bekas lukanya pun berpotensi mengalami infeksi karena ia harus berkutat dengan sampah. Karena itu, sampah berupa pecahan kaca juga penting diberi tanda atau diberitahukan kepada petugas kebersihan.

Sayangi petugas kebersihan dengan cara sederhana ini yuk, TemanBaik! Enggak sulit kok memisahkan atau mengemas sampah berbahaya ini agar lebih aman bagi petugas kebersihan.

Foto: Ilustrasi Unsplah/Akharis Ahmad

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler