Trik Sederhana Berkebun Tanpa Lahan

Bandung - TemanBaik, gaya hidup sehat bisa dilakukan dengan rajin mengonsumsi sayuran. Namun, sayuran ini enggak mesti beli kok. Kamu justru bisa menanamnya sendiri.

Bahkan, meski kamu tak punya lahan luas, kamu bisa tetap berkebun sayuran kok. Cukup dengan memanfaatkan lahan seadanya, kamu bisa bercocok tanam dan menikmati hasilnya.

Kuncinya adalah kreativitas. Sehingga, lahan yang sangat terbatas bisa dimanfaatkan. Salah satunya, kamu bisa menanam sayuran dengan media pot atau bahkan botol bekas.

Jika tak ada area terbuka di rumah, kamu bisa menempatkan media tanaman itu di dinding, dak, hingga rooftop. Sehingga, tak perlu berpikir harus ada lahan baru bisa berkebun ya.

"Hal yang terpenting kalau mau berkebun itu harus ada kemauan dulu," ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar.

Selain kemauan, tentu kreativitas memanfaatkan area di rumah harus dimiliki. Lihat area sekeliling tempat tinggal, apakah ada yang bisa dimanfaatkan untuk berkebun. Misalnya menggantung pot di teras rumah, di atas tembok halaman, atau bahkan di tembok rumah.



Baca Ini Juga Yuk: Rambut Bayi Rontok? Jangan Cemas Dulu, Begini Penjelasannya

Mayoritas pasti ada ruang kosong yang tidak termanfaat di tempat tinggal. Tinggal kejelian kamu saja untuk memanfaatkannya. Bahkan, jika bisa melaukan dengan baik, tanaman yang ada justru bisa mempercantik tampilan rumah loh.

Pilih Jenis Tanaman Umur Pendek
Agar memudahkan kamu berkebun, terutama bagi pemula, pilihlah jenis tanaman berumur pendek. Selain itu, pilih jenis sayuran yang pemeliharaannya tergolong mudah.

"Ada beberapa jenis sayuran yang membuat masyaraat tidak kesulitan dari sisi produksi (perawatan) dan hasilnya bisa cepat," ungkap Gin Gin.

Apa saja sih jenis sayuran berumur pendek itu? Beberapa di antaranya adalah pakcoy, pecay, kangkung, sosin, dan bayam. Tak sampai dua bulan, kamu bisa memanennya. Ini tentu akan menghemat pengeluaran belanjamu. Selain itu, akan ada rasa kepuasan tersendiri loh jika kamu mengonsumsi sayuran hasil menanammu sendiri.

"Sayuran seperti itu tidak memerlukan perlakuan lebih (seperti tanaman di perkebunan). Bahkan ada sayuran yang kurang dari satu bulan sudah bisa dipanen," jelas Gin Gin.

Namun, sebelum memutuskan berkebun, pastikan kamu mencari informasi ya. Sehingga, kamu tahu berbagai langkah yang perlu dilakukan untuk berkebun, mulai dari media tanam, hingga cara perawatan.

Tentukan juga kamu ingin menggunakan teknik atau metode apa dalam berkebun. Bisa dengan metode tradisional dengan menanam di lahan terbuka, menggunakan pot, hingga hidroponik.

"Hidroponik juga macam-macam, dari mulai memanfaatkan botol bekas sampai menggunakan sirkulasi. Teknologi pertanian sekarang kan makin modern dan beragam," tutur Gin Gin.

Namun, ada hal penting yang juga perlu dilakukan, yaitu konsistensi. Usahakan tetap konsisten dalam berkebun ya. Sehingga, tanaman yang ditanam bisa tumbuh dengan baik dan dinikmati hasilnya.

Jika di lingkungan keluarga, sebaiknya kamu sepakat bersama seluruh anggota penghuni rumah dalam berkebun ini. Sehingga, satu sama lain bisa saling mengingatkan untuk merawat tanaman. Bahkan, kamu bisa bergiliran dalam melakukan perawatan. Lumayan kan hitung-hitung untuk memperkuat keakraban, melatih tanggung jawab, hingga membentuk kedisiplinan.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler