Suka Lihat Gawai Sambil Tiduran? Simak Penjelasan Ini

Bandung - TemanBaik, ada yang suka melihat atau memainkan gawai sambil tiduran? Sebaiknya kebiasaan ini mulai dikurangi atau kalau bisa dihentkan ya. Kenapa? Simak ulasannya, yuk!

Menurut dokter spesialis mata Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Dominica Herlijana, yang paling berbahaya dari melihat gawai sambil tiduran adalah posisi dari gawai itu sendiri.

"Kan awalnya sambil tiduran itu melihat gadget-nya jaraknya normal antara 30-40 sentimeter. Tapi, lama-lama otot (tangan) kita akan capek, jadi makin lama makin dekat melihatnya," ujar Dominica kepada BeritaBaik.id.

Coba deh ingat-ingat jika kamu suka melihat gawai sambil tiduran. Di menit-menit awal, jarak antara mata dan gawai yang dipegang pasti cukup jauh. Namun, selang beberapa menit kemudian lengannya akan pegal.

Sehingga, tanpa disadari kamu semakin mendekatkan layar gawai ke mata. Tujuannya agar lengan tak lagi merasakan pegal akibat terlalu lama membuat gawai berjarak terlalu jauh. Bahkan, akhirnya jarak layar gawai ke mata kamu bisa mencapai kurang dari 20 sentimeter.

Baca Ini Juga Yuk: Ini Alasan Calon Atlet Harus Disiplin Soal Makanan Sehat

Jika hal ini terbiasa dilakukan, maka mata kamu akan lebih terlatih untuk melihat dari jarak dekat. Apalagi jika kebiasaan ini berlangsung berbulan-bulan atau bertahun-tahun, maka penglihatan kamu akan terganggu.

Itu karena mata lebih melihat dari jarak dekat. Sebaliknya, mata kurang terlatih melihat jarak jauh. Sehingga, otomatis kamu kurang nyaman jika melihat sesuatu dari jarak jauh. Bahkan, penglihatan semakin buram saat melihat jauh.

"Mata itu jadi terbiasa melihat dekat karena otot-otot akomodasinya terbiasa tidak melihat jauh," jelas Dominica.

Otot-otot pada mata menurutnya perlu dilatih untuk melihat jarak jauh. Namun, jika kemampuan ini tidak dilatih alias lebih sering melihat dari jarak dekat, tentu kemampuannya akan berkurang.

"Jika mata terbiasa melihat dekat terus, pada saat melihat jauh, otot-ototnya menjadi tidak terlatih," tutur Dominica.

Jika kebiasaan melihat dari jarak dekat ini terus dilakukan, terutama melihat gawai sambil tiduran, maka siap-siap saja kemampuan penglihatanmu berkurang. Ujung-ujungnya, jika sudah tak nyaman, kamu harus memakai kacamata atau lensa kontak sebagai alat bantu agar penglihatanmu lebih nyaman. Jadi, usahakan hindari melihat 

Foto: Ilustrasi Unsplash/Adrian Swancar

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler