Yuk! Kelola Tanaman Herbal dengan Cara Ini

Bandung - TemanBaik, selain kaya manfaat, tanaman herbal juga bisa dikembangkan jadi banyak hasil olahan. Manfaat tanaman herbal bisa didapat setelah kita langsung mengonsumsinya, sedangkan pengembangannya bisa dijadikan bumbu masakan.

Pemilik Kebun Akaran, Vania Febryantie menyebut, hampir tidak ada kriteria khusus dalam perawatan tanaman herbal. Begitupula pengembangannya, hampir tidak ada kesulitan bagi kita yang hendak mengembangkan tumbuhan herbal menjadi olahan lainnya.

"Enggak ada kriteria khusus apalagi kalau lahan luas. Tapi tentunya perlu ada kemauan dan kehendak yang kuat. Karena berkebun itu sulit kalau tidak ada niatnya. Kalau gagal, jangan berhenti, ayo coba lagi. Kami juga sering gagal kok," terangnya.

Lebih lanjut, ia memberikan tips perawatan tanaman herbal. Namun sebelumnya, untuk diketahui bahwa setiap jenis tanaman punya karakter yang berbeda. Jadi, sudah tentu perlakuan dan perawatannya pun akan berbeda.

Baca Ini Juga Yuk: Produksi Mandiri #MakanNabati ala Kebun Akaran

Nah, selanjutnya, kita perlu rajin memangkas daun dari tanaman herbal ini. Sebab, tanaman herbal akan lebih subur menumbuhkan daunnya jika sering dipangkas. Setelah itu, pangkasan daun yang masih ada batangnya juga bisa dijadikan bibit baru dengan cara distek. Cara steknya juga relative mudah kok. Cukup kita lukai batang bawahnya , diamkan 3 hingga 7 hari batang herbal tersebut di air sampai tumbuh akar.

"Setelah tumbuh akar, tanam batang yang sudah tumbuh akar tersebut di media tanam," tambahnya.

Pangkasan daun tersebut juga bisa jadi bumbu makanan. Caranya, keringkan pangkasan daun tersebut dengan membiarkannya terpapar angin. Lalu, setelah pangkasan daunnya kering, simpan pangkasannya di toples yang kedap. Sebagai informasi, di Kebun Akaran sendiri, tersedia bibit tanaman herbal yang biasa digunakan untuk bumbu-bumbu masakan. Kamu bisa memesannya dengan menghubungi lewat pesan langsung ke akun Instagram @kebun.akaran.

Bagaimana, TemanBaik? Tertarik merawat dan bercocok tanam tumbuhan herbal? Lalu, tumbuhan herbal jenis apa yang jadi favoritmu?

Foto: Ilustrasi Unsplash/Angèle Kamp

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler