Perlukah Punya Dua Akun Media Sosial? Begini Penjelasannya

Bandung - TemanBaik, media sosial tentu tidak bisa dipisahkan dari hidup kita sehari-hari. Bahkan, dalam beberapa kasus spesifik, media sosial bisa jadi ajang unjuk diri bahkan untuk mendapatkan sebuah pekerjaa loh.

Namun, tentu tujuan tiap orang membuat media sosial pasti berbeda-beda. Ada yang sekadar untuk mengunggah foto ala buku harian, ada pula yang menjadikan media sosial sebagai "etalase" dalam artian kamu bisa memajang portfoliomu di sana.

Nah, lalu bagaimana dengan kamu yang menggunakan media sosial sebagai portfolio, namun masih ingin juga mengunggah konten yang sifatnya pribadi?

Pengelola media sosial @ndorokakung Wicaksono yang terkenal dengan sebutan Ndoro Kakung menyebutkan, pada dasarnya penggunaan satu atau dua media sosial dikembalikan lagi pada kebutuhanmu. Namun, apabila kamu ingin mengunggah konten portfolio namun masih juga berhasrat mengunggah konten yang bersifat pribadi seperti kegiatan nongkrong bersama teman, keluarga, dan kegiatan personal lainnya, maka kamu disarankan punya dua akun media sosial.

Baca Ini Juga Yuk: Kiat Sukses Membangun Media Sosial ala Ndoro Kakung

Ya, akun pertama tentu merupakan akun bisnis. Namun Wicaksono menyebutnya sebagai akun profesional. Di akun profesional ini, kamu hanya mengunggah konten yang berkaitan dengan sesuatu yang berhubungan dengan profesimu. Misalnya, kamu adalah seorang pelukis, maka unggahlah lukisanmu di akun bisnis tersebut atau kamu seorang desainer, maka unggahlah portfoliomu di akun bisnis.

Ini juga berlaku bagi kamu dengan profesi lainnya seperti guru bahasa, fotografer, musisi, dan banyak profesi lainnya. Kuncinya adalah kamu membuat konten menarik seputar profesimu, sebab konten yang menarik bisa juga memikat hati calon pengguna jasamu. Sementara akun kedua adalah akun pribadi, yang berisi tentang apapun hal personal seperti kegiatan nongkrong, keluarga, atau hal personal yang disebut di atas.

Ada orang yang menjadikan akun pribadinya sebagai akun bisnis? Tentu ada, semua dikembalikan pada pilihan masing-masing. Namun yang perlu digarisbawahi adalah jangan sampai mencampurkan unggahan yang bersifat pribadi dengan unggahan yang bersifat portfolio. Ini merupakan hal penting yang tak jarang luput dari perhatian kita.

"Jangan sampai digabung (media sosial untuk portfolio dan pribadi), sebab orang akan bingung menilai nilai jual atau personal branding kita. Selain itu, konsistensi kita juga bakal mempengaruhi algoritma media sosial dan keterkaitan dengan akun pengikut kita," terang Wicaksono.

Dalam upaya personal branding yang dilakukan kita di akun bisnis, ia menekankan agar kita fokus ‘menjual’ produk yang autentik dan upayakan satu produk itu dipasarkan secara maksimal. Jadi, jangan sampai akun portfoliomu tidak spesifik ya!

Lalu, muncul pertanyaan kembali, mana yang lebih baik? Punya satu atau dua akun media sosial, ya? Menjawab pertanyaan tersebut, Wicaksono mengembalikan lagi pilihan dan kebutuhan itu kepada kita.

Bagaimana, TemanBaik? Kamu 'tim' yang mana nih? Orang dengan dua media sosial, atau cukup satu media sosial saja?\

Foto: Ilustrasi Unsplash/Dole777

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler