Menulis Jurnal, Salah Satu Cara Asyik untuk Lebih Memahami Diri

Bandung - Mengenal diri sendiri bisa membantu kita lebih menyadari apa yang kita butuhkan, bagaimana perasaan kita hari ini, hingga apa yang kita impikan di masa depan. Setiap orang mengenal dirinya dengan cara yang berbeda-beda. Lantas, sudahkah kamu menemukan cara untuk mengenal dirimu?

Menulis jurnal atau journaling ternyata bisa menjadi salah satu cara yang asyik untuk kita lebih dalam mengenal diri loh, TemanBaik. Kalau kamu lebih terbiasa mendengar istilah "menulis diari", nah, menulis jurnal adalah salah satu bagiannya. 

Menurut seorang mindfulness, well-being, dan journaling coach, Raden Prisya, menulis jurnal atau journaling adalah saat dimana kita menuliskan apa yang ingin kita tuliskan dengan tujuan yang sudah kita ketahui. 

"Misal dengan menulis jurnal aku ingin menulis soal tahapan hidup yang sudah aku lalui karena ingin tahu sudah sejauh mana perjalananku, ya sudah tulis tentang itu," terang Prisya.

Sebetulnya menulis jurnal adalah hal yang mudah, karena kamu bisa bebas menulis apa yang ingin kamu tuliskan tanpa ada istilah benar dan salah. Bahkan Prisya mengaku saat ini ada lima jurnal yang dimilikinya dengan isi yang berbeda.

"Jenis jurnal itu kembali pada kebutuhan kita. Tidak ada guide khusus soal journaling. Nah untuk memahami jurnal seperti apa yang cocok buat kita, maka kita harus memahami diri kita sendiri," ujar Prisya.

Bicara soal waktu menulis jurnal, bagi Prisya itu kembali pada seberapa kita membutuhkannya. Bisa setiap hari, bahkan satu minggu sekali. Tidak patokan apapun dalam menulis jurnal, kamu hanya perlu melakukan apa yang terbaik bagimu. 

Baca Ini Juga Yuk: Yuk! Ketahui 5 Hal Penting Ini Sebelum Membeli Buku Lawas

Prisya juga menegaskan bahwa isi jurnal pun dibebaskan sesuai dengan apa yang diinginkan penulisnya. Tidak hanya boleh berisi tulisan tentang cerita keseharian, kamu juga bisa membubuhi mood tracker untuk mengetahui bagaimana perkembangan mood kamu setiap harinya, sleep tracker agar tahu apakah kualitas dan kuantitas tidur mu sudah cukup, hingga bisa mencatat makanan atau hal lain yang menyenangkan untuk dirimu. 

"Stigma yang perlu dihindari saat menulis jurnal adalah kita merasa harus ada sesuatu yang fix dalam jurnal tersebut. Justru jurnal sangat luas dan kita bebas memasukan apapun selama kita tahu tujuannya apa," tegas Prisya.

Diakui oleh Prisya, manfaat terbesar dari memiliki kebiasaan menulis jurnal adalah dapat melatih kesadaran kita untuk mengetahui apa yang kita butuhkan. Hingga pada akhirnya kesadaran tersebut membawa kita hidup lebih mindful atau sadar dengan apa yang sedang kita jalani saat ini. 

Bagaimana TemanBaik, sejauh ini apakah kamu sudah tertarik untuk mempelajari soal journaling? Tenang, tak sulit kok. Menurut Prisya, yang paling penting disiapkan oleh pemula saat hendak mulai menulis jurnal adalah tujuan. Kamu harus tahu dulu apa tujuan mu menulis jurnal. 

Sudah tahu apa tujuannya? Nah, sekarang kamu sudah bisa mulai menulis. Tapi ada satu hal yang tak kalah penting untuk kamu jaga, yaitu soal konsistensi dalam menulis jurnal. Harus kita akui bukan, jika terkadang mempertahankan lebih sulit daripada memulai?

Prisya menjelaskan, konsisten dalam menulis jurnal bisa kamu dapatkan dari motivasi. Semakin kuat motivasi dan alasan mu untuk menulis jurnal, maka akan semakin mudah kamu konsisten melakukannya. 

"Untuk memberi jeda ke diri sendiri butuh tenaga. Jadi kita perlu tahu tujuan mengeluarkan tenaga ini untuk apa. Kalau sudah tahu tujuan dan motivasinya, nanti akan konsisten dengan sendirinya," ujar Prisya. 

Tapi, jika kamu masih bingung bagaimana cara mengawali diri untuk melakukan journaling, kamu bisa bergabung dengan kelas journaling yang dibuat Prisya nih, TemanBaik. Tertarik? Langsung saja cek informasinya di akun Instagram Prisya @radenprisya ya!

Setiap orang memang memiliki cara berbeda untuk mengenal dirinya. Tapi siapa sangka? Buku bisa menjadi saksi bisu tentang perjalanan hidup ketika kita menuangkan tulisan kedalamnya. Selamat menulis jurnal, TemanBaik!

Foto: Ilusrtasi Unsplash/My life journal

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler