Ini Salah Satu Opsi Beli Mobil Tunai dengan Bujet Terbatas

Bandung - TemanBaik, kamu ingin membeli mobil tapi dengan bujet terbatas? Membeli secara kredit atau mencicil bisa jadi solusiya.

Tapi, bukan itu yang akan kita bahas ya. Yang bakal diulas di sini adalah membeli mobil bekas dengan harga murah dan tunai.

Namun, dengan bujet terbatas itu, bisa enggak sih kita dapat mobil berkualitas? Jawabannya tentu saja bisa. Mobil bekas yang disarankan adalah mobil bekas dari pabrikan Eropa. Kenapa mobil Eropa?

Salah satunya karena faktor kenyamanan. Mobil Eropa kerap disebut lebih nyaman dari mobil pabrikan negara atau benua lain. Selain dari tenaga yang mumpuni, mobil Eropa biasanya punya ragam keunggulan lain, misalnya area dalam luas, teknologi maju, hingga bodi yang tahan lama.

Dari segi tampilan, mobil Eropa juga biasanya terlihat gagah atau elegan. Mereka yang menggunakan mobil Eropa pun bisanya mendapat kesan 'wah' dari yang melihatnya. Sebab, imej mobil Eropa selama ini dikenal sebagai mobil mahal.

Baca Ini Juga Yuk: Menggiurkannya Bisnis Ikan Guppy, Ini Penjelasannya

Ya, hal itu wajar mengingat harga mobil Eropa biasanya memang lebih mahal dibanding mobil dari tempat lain, misalnya dari pabrikan Jepang atau China. Meski begitu, tentu harga yang ditawarkan biasanya sebanding dengan kualitas.

Bagi kamu yang punya kocek terbatas tapi ingin memiliki mobil Eropa, membeli mobil Eropa bekas bisa jadi solusinya. Sebab, harga mobil Eropa bekas biasanya 'jatuh' alias merosot jauh dari harga baru. Tak jarang ada yang terjun bebas hinga puluhan dan ratusan juta dari harga semula.

"Harga mobil Eropa itu jatuh. Jadi, kalau kita beli mobil Eropa baru, tiga hari kemudian kita jual lagi, itu mungkin sudah rugi Rp20 juta (selisih dari harga baru)," kata pendiri FIORS-C Indonesia Norman Adam.

Itu untuk mobil yang tergolong baru ya, TemanBaik. Jika mobil Eropa yang dijual sudah berusia belasan tahun atau bahkan puluhan tahun, tentu harganya semakin merosot tajam. Sebagai contoh, mobil BMW atau Mercedes Benz bekas harganya banyak yang dijual di bawah Rp50 juta. Bahkan, ada juga yang hanya menjualnya di kisaran Rp20-30 juta saja. Namun, tentu tergantung kondisi juga ya.

Sebaliknya, mobil buatan Jepang biasanya turunnya tidak terlalu jauh dari harga baru. Kecuali memang mobilnya udah sepuh banget atau memang kondisinya jauh kondisi baru. Bahkan, jika dibandingkan, terkadang mobil Jepang bekas harganya lebih mahal dari mobil bekas Eropa meski mobil bekas Eropa secara kondisi jauh lebih baik.

Dari segi harga, mobil Eropa bekas tentu bisa jadi pertimbangan. Namun, untuk membeli mobil bekas Eropa, kamu disarankan didampingi orang yang ahli ya. Sehingga, mobil yang dibeli punya kualitas sesuai harapan. Lakukan berbagai pengecekan sebelum memutuskan membelinya.

Selain itu, ada hal penting lain yang perlu kamu miliki, yaitu pengetahuan seputar penanganan mobil. Sebab, mobil Eropa terkadang 'rewel', apalagi jika sudah berusia sepuh. Karena itu, kamu disarankan memiliki keahlian 'ngoprek'. Selain itu, perawatannya juga harus lebih telaten dibanding mobil lain.

"(Mereka yang memiliki) mobil Eropa itu rata-rata orang 'pintar'. Kenapa orang berani beli mobil Eropa? Berarti saat ada masalah, bengkel enggak bisa (menangani), berarti otaknya dua kali lipat (berusaha mencari solusi penanganan)," jelas Norman.

Hal ini juga sebenarnya berlaku untuk pemilik atau pengguna mobil pada umumnya. Sebab, ada kalanya kamu harus mengatasi permasalahan mobilmu sendiri ketika tidak menemukan bengkel. Jadi, prinsipnya, penanganan darurat mobil jadi hal yang disarankan untuk diketahui semua pengguna mobil, bukan hanya pengguna mobil Eropa saja.

Foto: Ilustrasi Pexels/Justus Menke

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler