'Ikigai', Konsep Kebahagiaan & Kesejahteraan Hidup dari Jepang

Bandung - TemanBaik, pernah mendengar istilah Ikigai? Ikigai ini adalah suatu konsep kebahagiaan dan kesejahteraan dalam hidup yang berasal dari negeri sakura, Jepang. 

Ikigai berasal dari dua kata, yaitu iki yang artinya 'hidup' dan gai yang berarti 'nilai'. Dengan menumbuhkan ikigai dalam dirinya, diharapkan seseorang bisa hidup dengan lebih sadar untuk memaknai setiap hal yang ia lakukan. 

Di Indonesia, konsep ikigai ini belakangan sudah cukup banyak dipelajari. Salah satunya oleh Flavia Sungkit, seorang psikolog sekaligus pendiri 'Ikigai Consulting', sebuah wadah berproses bersama guna mencari dan menumbuhkan ikigai dalam diri seseorang. 

Nah untuk lebih jauh memperkenalkan soal ikigai, Fla melalui Ikigai Consulting membuat webinar 'Opening Session: The Evolutionary You'. 

Ketertarikan Fla dalam mempelajari ikigai bermula dari kegelisahan saat mencari tujuan dan makna dari apa yang ia lakukan. Sampai ia paham arti ikigai yang menurutnya juga cocok dengan budaya orang Indonesia.

"Sebenarnya konsep happiness dan well-being ini banyak dari seluruh dunia. Tapi saya rasa ikigai dari Jepang yang paling cocok dengan konsep budaya timur, karena salah satu filosofinya adalah support system dan resonansi antar manusia," terang Fla.

Bagi Fla orang timur, termasuk Indonesia memiliki jiwa sosial yang lebih kuat. Itulah mengapa konsep dukungan dan resonansi antar manusia dalam ikigai dinilai cocok. Walaupun disisi lain tak jarang jiwa sosial ini membuat seseorang stres saat merasa tidak diterima oleh sekitar.


                                       Foto: Tangkapan layar Opening Session: The Evolutionary You oleh @ikigai.consulting

Baca Ini Juga Yuk: Sayangi Ikan Hiasmu dengan Cara Perawatan Ini Ya!

Ikigai sendiri memiliki empat elemen yang saling beririsan di dalamnya. Elemen pertama adalah passion irisan tentang hal-hal yang kita sukai dan lakukan. Lalu elemen kedua adalah profession dimana kita memiliki kemampuan yang nantinya dapat dijadikan jalan untuk memperoleh penghasilan. 

Elemen ketiga adalah mission. Seperti namanya elemen ini adalah misi yang kita lakukan untuk menjalani apa yang kita sukai dan kerjakan. Lalu elemen terakhir adalah vocation dimana kita bisa melakukan apa yang dunia butuhkan. Tentu saja elemen keempat ini dapat beririsan dengan kemampuan dan pekerjaan yang kita miliki.

"Keempat elemen inilah yang nantinya menimbulkan reason for being, ikigai, arti dari kehidupan yang nantinya dapat membuat kita lebih sehat dan senang," ujar Fla.

Menumbuhkan dan menyadari ikigai dalam diri tentu bukan hal yang mudah. Sangat penting bagi kita untuk memulainya dengan mengenal diri sendiri. Bagi Fla, untuk mengenal diri yang kita butuhkan adalah mencarinya dengan keluar dari zona nyaman. 

"Belajar dari anak kecil yang apa saja mereka coba. Itu cara kita mengenal diri, mencari bakat. Bukan berarti mencari passion dulu baru action. Tapi kita perlu action dulu, mencoba dulu," tambah Fla. 

Proses setiap orang dalam menemukan ikigai dirinya pun berbeda-beda loh, TemanBaik. Namun menurut Fla, agar lebih mudah kita bisa mulai dari elemen passion yang tentu harus dibarengi dengan action atau perbuatan agar kemampuan itu tak sekadar hanya menjadi mimpi.

Setelah tahu hal-hal yang kita sukai dan kemampuan yang kita miliki, tentu akan lebih mudah masuk ke elemen profession, dimana kita bisa memilih kemampuan mana yang ingin kita asah lebih dalam. 

Saat mempelajari sesuatu, menurut Fla kita bisa menerapkan konsep 10.000 jam pertama yang juga ada dalam ikigai. 1 jam pertama ketika belajar adalah tahap pengenalan. Lalu terus menambah pemahaman di 100 jam selanjutnya, 1000 jam setelah mempelajarinya kita bisa disebut sebagai spesialis, dan barulah setelah 10.000 jam kita bisa disebut seorang master. 

"Nah jadi ketika menghidupi elemen profession itu bukan sekadar dapat menghasilan, tapi seberapa kita bisa menguasai profesi tersebut," ujar Fla. 

Lalu kita bisa mulai masuk dalam elemen vocation. Bagi Fla elemen ini sangat menarik karena disini kita bisa melihat bahwa profesi yang kita miliki ternyata tidak hanya berdampak pada diri sendiri tetapi juga memberikan dampak baik untuk orang lain. 

Saat menyadari apa yang kita lakukan berdampak bagi orang lain, disinilah kita sudah ada di level pemimpin. Namun bukan berarti dampak tersebut harus dirasakan orang banyak, tapi bisa dimulai dari orang sekitar.

Tentu saja agar elemen passion, profession, dan vocation bisa tumbuh, kita memerlukan mission atau hal-hal yang akan kita lakukan untuk mendukungnya.

Bagi Fla, ikigai adalah sebuah proses perjalanan yang juga membutuhkan kesehatan mental yang baik untuk menumbuhkannya dalam diri. Karena tentu akan sulit menemukan arti hidup jika kesehatan mental kita tidak baik.

"Jadi gapapa jatuh bangun karena memang harus melalui proses untuk lebih baik. Ini journey yang panjang, jadi kalau kita gak senang dan enjoy, kapan kita bisa mencapai ikigai?" ujar Fla. 

Selain mengenal diri, menemukan dan menumbuhkan ikigai juga memerlukan dukungan dari lingkungan yang positif. Karena itu, Fla dan Ikigai Consulting membuat serangkaian ikigai class yang akan menjadi wadah bersama untuk belajar lebih dalam keempat elemen ikigai sekaligus saling mendukung satu sama lain. 

Nah, jika TemanBaik merasa ikigai adalah konsep yang sesuai untuk menemukan arti untuk kebahagiaan hidup, yuk coba lebih mengenal diri dengan mengupas keempat elemen ikigai dan mencari dukungan positif dari lingkungan sekitar! 

Foto: Ilustrasi Unsplash/Content Pixie

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler