Ingin Tumbuhkan 'Ikigai' dalam Diri? Lakukan Enam Hal Ini Ya!

Bandung - TemanBaik, penting untuk tahu apa tujuan dan makna dari setiap hal yang kita lakukan. Dengan begitu, kita bisa hidup dengan lebih menyadari apa nilai kehidupan yang kita miliki. 

Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh hal tersebut. Salah satu caranya adalah ikigai, sebuah konsep kebahagiaan dan kesejahteraan hidup dari Jepang. Ikigai sendiri memiliki filosofi dukungan dan resonansi antar manusia dengan empat elemen di dalamnya, yaitu passion, profession, mission, dan vocation

Menumbuhkan ikigai dalam diri merupakan sebuah proses yang tentu tak mudah. Karena itu, Flavia Sungkit atau yang akrab disapa Fla, seorang psikolog sekaligus pendiri 'Ikigai Consulting', membagikan beberapa filosofi konsep dari ikigai untuk membuat kita lebih mengenal diri dan menghidupi keempat elemen ikigai  nih, TemanBaik. Simak yuk!

Pertama adalah konsep shinkansen. Ya, TemanBaik tahu kereta tercepat dari Jepang yang satu ini bukan? Fla menjelaskan bahwa saat membuat  proyek shinkansen, Jepang bisa dibilang lebih maju daripada negara lain yang dulu tidak terpikir untuk membuat transportasi sejenis. 

Dari shinkansen tersebut kita bisa belajar bahwa dalam ikigai tidak ada salahnya untuk membuat tujuan besar yang bahkan kelihatan mustahil. 

Konsep kedua adalah ganbatte. Menurut Fla, shinkansen atau mimpi besar yang kita buat harus diikuti semangat dan keyakinan jika kita bisa melakukannya. 

"Refleksi dari pengalaman saya. Dulu mana kepikiran buat Ikigai Consulting, bagi saya mustahil, tapi ternyata sekarang kejadian. Coba teman-teman pikirkan, pernah gak ada di situasi yang dulu rasanya gak mungkin tapi sekarang terjadi? Nah itu kombinasi antara shinkansen dan ganbatte," ujar Fla.

Baca Ini Juga Yuk: 'Ikigai', Konsep Kebahagiaan & Kesejahteraan Hidup dari Jepang

Ketiga adalah senpai atau mentor. Dalam konsep ini Fla ingin menunjukkan untuk menumbuhkan ikigai dalam diri, memiliki mentor dan dukungan yang positif dari lingkungan sekitar sangatlah diperlukan. 

Keempat adalah moai atau gashuku. Konsep ini menekankan bahwa sinergi adalah hal yang penting. Bagi Fla, memiliki komunitas yang positif penting karena energi positif akan menular. Jangan sampai kita memiliki lingkungan terdekat yang tidak baik sehingga menimbulkan infeksi emosional. 

"Coba liat inner circle kita, ok atau enggak? Resep tahunya itu coba pikirkan 5 sampai 10 orang terdekat dan lihat seberapa sering mereka mengkritik kita, atau apakah mereka selalu membuat kita merasa down? Atau yang paling sering tidak disadari apakah orang tersebut memakan banyak waktu kita hanya untuk mencari perhatian? Jika inner circle kita begitu, mungkin kita belum punya inner circle yang positif," jelas Fla.

Konsep kelima adalah kaizen atau perubahan yang tentu bisa kita mulai dari hal kecil. Fla mengakui bahwa ikigai adalah konsep yang sangat ideal, namun bukan berarti harus selalu dimulai dari hal besar. Jadi, mulailah tumbuhkan ikigai dalam dirimu lewat perubahan kecil ya, TemanBaik!

Konsep ikigai yang keenam adalah gun atau be mindful. Layaknya seseorang yang sedang menembak atau memanah, hal penting yang perlu dilatih ialah fokus dan jiwa mereka. Sama seperti menumbuhkan ikigai, kita pun perlu fokus dan penuh kesadaran untuk menemukan arti kehidupan. 

"Pemanah tidak bisa mencapai sasaran yang tepat kalau gak bisa mindfull," ujar Fla. 

Nah, TemanBaik bisa mulai menerapkan keenam filosofi konsep ini dalam diri untuk menumbuhkan ikigai dan keempat elemennya ya. Tapi ingat, ikigai adalah proses panjang yang tidak kita dapatkan secara instan. Jadi nikmati prosesnya ya, TemanBaik!

Foto: Ilustrasi Unsplash/Clay Banks

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler