Ini 5 Jenis Kematangan Daging Saat Dimasak, Apa Saja Sih?

Bandung - TemanBaik, kamu doyan makan daging? Dalam mengolah daging menjadi makanan, ada beberapa faktor yang menarik untuk dibahas, salah satunya tingkat kematangan daging.

Kami punya kesempatan ngobrol dengan pemilik Bazingga Metger, Galih Prabu Anindita. Selain punya produk Bazingga dan varian menunya yang nikmat, nama Galih sudah malang melintang di dunia dapur. Nah, kepada kami, Galih memberi tahu kalau dalam memasak daging, rupanya ada lima jenis kematangan yang tentunya bisa disesuaikan dengan seleramu saat memasak daging, khususnya produk sirloin dan tenderloin dari Bazingga.

Pertama-tama itu ada rare. Pada level ini, daging yang dimasak memiliki tingkat kematangan hanya 10 persen saja. Jadi, kita hanya perlu memanaskan wajan dengan sedikit minyak, lalu kita memasak daging tersebut selama 10 detik di tiap sisinya. Sehingga daging yang dimasak hanya matang di sisi-sisinya saja.

Selanjutnya ada medium rare. Pada level ini, tingkat kematangan daging berada di angka 30 persen. Nah, mengenai caranya, sama seperti rare; kamu cukup panaskan minyak di atas wajan dan memasak selama 30 detik hingga 1 menit sehingga bagian luar menuju dalam dari daging tersebut mengalami kematangan.

Baca Ini Juga Yuk:

Lalu ada juga medium. Ini adalah level tengah-tengah, yang mana tingkat kematangan daging saat dimasak mencapai 50 persen. Untuk mencapai level ini, kamu perlu memasak daging dengan durasi 90 detik hingga punya level kematangan yang bisa dibilang setengah utuh atau setengah matang. Kemudian, masih ada juga medium well, yang punya tingkat kematangan 80 persen. Pada level ini, tingkat kematangan daging yang dimasak sudah nyaris utuh. Caranya memang sama dengan memasak pada tingkat kematangan yang lain. Namun, pada level ini, kamu perlu memanaskan daging selama satu hingga dua menit.

"Jadi ada warna-warna pinknya (dalam daging) di level ini. Makin tinggi tingkat kematangannya, warnanya enggak terlalu pink," kata Galih.

Terakhir, ada well done. Artinya, kematangan daging tersebut matang penuh 100 persen dari luar daging sampai ke dalamnya ini matang. Perlu waktu 90 hingga 180 detik untuk memasak daging dengan tingkat kematangan ini.

Sebagai informasi, Galih menyebut jenis kematangan ini hanya disarankan untuk diterapkan saat memasak daging sapi saja. Lebih eksplisit ia menyebut apabila kamu memasak daging ayam, kamu enggak direkomendasikn untuk memasak dengan tingkat kematangan dibawah 100 persen, sebab dalam daging ayam ada yang namanya bakteri salmonela, yang bisa menyebabkan kematian.

"Ayam itu harus selalu well done ya masaknya. Sebab bakteri salmonela di dalam ayam itu bisa bikin meninggal," katanya.

Mengenai keamanan dari tingkat kematangan rare sampai well done, Galih menyebut daging sapi yang dimasak dengan tingkat kematangan tertentu punya risiko tertentu pula untuk dimakan. Namun, risikonya ini bisa dibilang rendah.

Oh ya, kalau kamu masih ragu dengan durasi memasak dan ingin memakai suhu sebagai tolak ukurnya, Galih merekomendasikan formula tingkat kematangan berdasarkan suhu memasaknya. Tingkat kematangan rare memerlukan suhu 52 derajat celcius, sedangkan medium rare perlu suhu 57 derajat celcius.

Selanjutnya, tingkat kematangan medium perlu suhu 63 derajat celcius. Ada pula medium well, yang perlu suhu 66 derajat celcius. Terakhir, untuk memasak dengan tingkat kematangan well done, kita perlu suhu 71 derajat celcius.

Nah, itu dia TemanBaik, serba-serbi tingkat kematangan daging. Masak daging biar matang, kamu lebih suka yang mana? Daging matang utuh, setengah, atau matang sedikit?

Foto: Ilustrasi Unsplash/José Ignacio Pompé

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler