Yuk, Hindari 'Eating Disorder' dengan Cara Ini!

Bandung - TemanBaik, pernahkah mendengar istilah eating disorder atau gangguan makan? 

Menurut Michelle Tania, seorang psikolog dari Asosiasi Psikolog Lingkar Psikologi, eating disorder adalah gangguan yang menyebabkan malnutrisi parah dan adanya perilaku makan yang abnormal.

Gangguan ini bisa menyerang siapapun, dari anak-anak hingga usia dewasa, dan pada perempuan maupun laki-laki. Jika sudah terjangkit, dampaknya pada tubuh pun tak main-main. Bisa mengganggu fungsi organ hingga psikis kita loh.

Tapi tenang saja, Michelle bersama Tiny Hopes Indonesia, komunitas yang berfokus memberikan informasi seputar gizi khususnya untuk remaja perempuan, memberikan empat langkah untuk mencegah eating disorder nih. Simak yuk!

Pertama, setop katakan hal negatif pada diri. Seringkali penyebab awal seseorang terkena eating disorder adalah memiliki persepsi negatif untuk dirinya akibat terlalu melihat standar kecantikan yang ada sehingga ia cenderung memusuhi makanan. 

"Bilang jelek ke diri sendiri dan mengeluh bagaimana bentuk tubuh kita. Misal 'duh kok saya gak bisa kayak artis yang badannya bagus ya? Padahal saya sudah makan sedikit'," ujar Michelle. 

Daripada berkata negatif, lebih baik TemanBaik memberikan afirmasi positif pada tubuh dengan mensyukuri dan memuji apa yang kita miliki.

Baca Ini Juga Yuk: 'Eating Disorder', Bahayanya Tak Berkawan Baik dengan Pola Makan

Kedua, mencintai diri. Tentu hal ini tidak asing lagi bagi TemanBaik. Sepertinya saat ini kita seringkali diingatkan untuk mencintai diri. Tapi ternyata ini berpengaruh pada bagaimana kita bisa menikmati makanan, karena kita menyadari makan makanan dengan gizi seimbang sangat berguna untuk tubuh.

"Tapi bukan berarti tidak mau memperbaiki diri. Jangan karena mencintai diri, maka mengabaikan kesehatan. Obesitas juga tidak baik. Boleh diet, tapi dengan cara yang tepat," tegas Michelle.

Ketiga, dukungan sekitar. Dukungan yang baik dari keluarga bahkan teman sangat berguna loh, TemanBaik. Saat nanti kita merasa tidak percaya diri, ada orang sekitar yang bersedia untuk mengingatkan. 

Keempat, meminta bantuan profesional. Ketika ketiga cara diatas sudah tidak dapat membantu, tentu mencari bantuan profesional seperti psikolog hingga ahli gizi merupakan hal yang harus dilakukan. 

"Eating disorder tidak bisa didiagnosa sendiri. Tapi kita bisa menyadari kalau ada yang salah. Kalau sudah merasa 'Kok ada yang salah ya sama diri saya? Kok ada yang salah ya dengan cara pandang saya dengan makanan?', ayo berani cari bantuan profesional," tutup Michelle. 

Ternyata penting ya menjaga hubungan sehat kita dengan makanan. Ingat ya, TemanBaik, hanya karena makan, apalagi dengan porsi yang pas dan gizi seimbang, tidak akan merugikan dirimu kok. Justru sangat baik untuk kesehatan! 

Foto:Ilustrasi Unsplash/ Pablo Merchan Montes

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler