Ini Potensi Penumpukan Sampah saat Lebaran yang Bisa Kamu Hindari

Bandung - TemanBaik, hari raya Idulfitri atau lebaran yang istimewa dan penuh ampunan untuk seluruh umat muslim di dunia sebentar lagi akan tiba. Tentu TemanBaik sudah tidak sabar bukan?

Menyambut lebaran dengan suka cita tentu boleh dilakukan. Sudah sepatutnya kita senang menyambut hari kemenangan. Tapi, jangan sampai kesenangan membuat kita mengabaikan sekitar dan lupa menjaga kebersihan lingkungan ya!

Sayang Bumi dalam akun Instagramnya @sayangbumi.id, mengingatkan kita akan potensi tumpukan sampah yang biasanya terjadi saat lebaran nih, TemanBaik. Wah, apa saja ya?

Pertama, sampah air mineral kemasan dan minuman kaleng. Biasanya agar praktis dan tidak terlalu banyak menggunakan gelas, kita memilih minum dengan air mineral kemasan. Apalagi jika ada keluarga atau kerabat yang bersilaturahmi ke rumah, air mineral kemasan menjadi salah satu hal yang tak terlewat untuk dihidangkan. 

Belum selesai dengan air mineral kemasan, berbagai kemasan minuman kaleng atau gelas plastik sekali pakai untuk menghidangkan berbagai minuman manis tak jarang menjadi pilihan. Nah, agar tidak menimbulkan sampah apalagi yang berbahan plastik sekali pakai, baiknya gunakan saja gelas biasa yang dapat dicuci dan digunakan kembali.

Baca Ini Juga Yuk: Dukung UKM di Bandung, Shopee Hadirkan 'Semangat Usaha Lokal'

Kedua, menu masakan lebaran. Setelah berpuasa satu bulan lamanya, rasanya kurang afdol jika saat lebaran tidak menghidangkan banyak ragam makanan. Mulai dari ketupat, opor ayam, sambal kentang, hingga kerupuk sebagai pelengkap.

Tapi ingat TemanBaik, jangan memasak dengan porsi berlebihan ya! Apalagi untuk makanan bersantan yang jika tidak diolah dengan baik menjadi tidak terlalu tahan lama dan mudah basi. Sayangkan jika makanan yang sudah kita masak justru berakhir di tempat pembuangan? 

Kalau memang masakan masih bersisa banyak, tidak ada salahnya kok jika TemanBaik membagikannya pada orang sekitar yang lebih membutuhkan.

Ketiga, kue kering. Siapa diantara TemanBaik yang selalu kalap membeli kue kering menjelang lebaran? Bahkan tak jarang toples kue kering bisa menumpuk di lemari makanan padahal lebaran telah usai.

Sebenarnya hal ini tidak terlalu menjadi masalah, apalagi kue kering kebanyakan dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama. Namun pastikan kita menyimpan kue kering dengan baik ya! Hal ini bertujuan untuk tetap menjaga kualitas kue di dalamnya dan mengurangi potensi terbuang.

Keempat, paper cup sebagai hiasan kue kering. Ini salah satu sampah yang terlihat kecil tapi ternyata digunakan dalam jumlah banyak. Sebenarnya penggunaan paper cup bukan hanya untuk mempercantik kemasan kue tapi juga membuat kue tidak menempel satu sama lain. Namun sayangnya, benda kecil ini berpotensi menyebabkan sampah saat lebaran.

Kelima, plastik untuk parcel lebaran atau penutup makanan. Parcel menjadi salah satu hal yang identik dengan hari raya lebaran. Biasanya rekan kerja bahkan keluarga saling berkirim parcel sebagai tanda selamat memperingati hari lebaran. 

Namun sayang, masih ada parcel yang menggunakan banyak plastik untuk mengemas isinya. Setelah parcel dibuka, plastik tersebut tentu tidak dapat digunakan kembali dan menimbulkan sampah.

Tapi tenang TemanBaik, untuk mengakalinya saat ini sudah banyak kok parcel yang dikemas rapi menggunakan boks atau tas cantik yang bahkan bisa digunakan kembali. 

Keenam, koran atau alas sajadah saat salat Id. Banyak diantara kita yang salat Id di lapangan dan menggunakan koran atau kertas pelapis agar sajadah tidak langsung mengenai tanah atau aspal. 

Sebenarnya hal tersebut tidak apa-apa kok TemanBaik, apalagi untuk menjaga kebersihan alat sholat. Asalkan setelah salat Id selesai, jangan tinggalkan sampah tersebut ya. Tapi lipatlah kembali dan buang di tempat seharusnya. Tidak enak bukan, jika setelah beribadah kita justru mengotori lingkungan?

Nah, tentu akan menjadi hal baik jika kita meminimalisir potensi penumpukan sampah saat hari raya Idul Fitri nanti ya, TemanBaik. Yuk, tetap sayang bumi dengan menjaga kebersihan lingkungan di hari kemenangan!

Foto: Ilustrasi Unsplash/Jasmin Sessler

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler