Yuk! Maksimalkan Perawatan Kawat Gigi Biar Senyummu Makin Manis

Bandung - TemanBaik, siapa sih yang enggak mau punya senyum manis? Tentu, untuk bisa lebih percaya diri saat tersenyum, kita harus punya gigi yang rapi. Nah, perawatan gigi dengan menggunakan kawat bisa jadi salah satu solusi buat kamu yang punya masalah sama kondisi gigi.

Ahli Ortodontis drg. Ananto Ali Alhasyimi, MDSc, SP.,Ort. menjelaskan susunan gigi yang tidak ideal berpengaruh pada fungsi gigi itu sendiri. Selain sebagai pengunyah, fungsi penting lain dari gigi itu mulai dari fungsi pengucapan, pencernaan, hingga estetika. Apabila gigi kita tumbuh tidak ideal, maka fungsi-fungsi gigi untuk kesehatan itu juga bakal berpengaruh.

Ada beberapa hal yang menjadi indikator kapan kamu harus melakukan perawatan gigi. Ananto menyebut, seorang yang memiliki beberapa gigi yang lebih tinggi dari susunan gigi yang ada perlu melakukan perawatan ini. Selain itu, beberapa kondisi lain seperti bentuk rahang bawah yang enggak sejajar dengan rahang atas, sampai susunan gigi yang tumbuh ke depan, juga bisa menjadi indikator lain untuk kamu memasang atau melakukan perawatan kawat gigi.

"Kondisi-kondisi yang melibatkan masalah rahang juga memerlukan perawatan dengan kawat gigi," terang Ananto dalam diskusi daring UGM Update.

Hal yang perlu menjadi catatan saat melakukan pemasangan kawat gigi antara lain memasangnya pada kedua rahang kita, yakni atas dan bawah. Ananto tidak merekomendasikan pemasangan kawat gigi yang dilakukan hanya di satu arah saja, seperti misalnya bagian atas saja atau bawah saja.
Menurutnya, keterkaitan rahang atas dan rahang bawah sangat erat, sehingga kontak antara rahang atas dan rahang bawah sangat penting.

Baca Ini Juga Yuk: Maksimalkan Potensi Anak dengan Pahami 3 Gaya Belajar Ini

Ia juga menambahkan, pemasangan kawat gigi bukan sekadar bicara soal fungsi estetika susunan gigi kita saja, melainkan kita juga mengejar fungsi ideal untuk pengunyahan. Jadi, dengan memasang kawat gigi di dua arah rahang, itu bisa memaksimalkan fungsi dan kontak antara rahang atas dan rahang bawah tadi.

"Kalau hanya di satu rahang saja, atas saja atau bawah saja, nanti yang dirawat dengan kawat gigi, itu sudah rapi posisinya, namun yang enggak dirawat nanti jadinya dalam posisi yang sama (belum ideal). Jadi sebaiknya dilakukan di kedua arah," jelasnya.

Lalu, bagaimana jika gigi yang tidak rapi kemudian tidak dirawat dengan pemasangan kawat gigi? Terkait hal ini, Ananto menyoroti posisi gigi yang tidak benar dan tidak ditangani segera oleh kawat gigi bisa memengaruhi  berbagai fungsi dari gigi itu sendiri.

Kemungkinan terburuk dari abainya kita terhadap perawatan posisi gigi ini bisa berdampak serius mulai dari luka pada bagian mulut karena tergesek oleh gigi yang tidak rapi, gigi berlubang, radang gusi, serta munculnya karang gigi.

Pemasangan kawat gigi yang ideal dilakukan di dokter gigi. Nantinya, kamu bakal mendapat diagnosa dari hasil foto x-ray atau rontgen yang menjadi rujukan untuk penanganan kondisi gigimu. Setelah itu, barulah perawatan kawat gigi dilakukan.

Sebagai informasi, perawatan kawat gigi ini sudah bisa dilakukan sejak gigi permanen sudah tumbuh. Bahkan, saat anak berusia 6-7 tahun mengalami kelainan pertumbuhan gigi, sebaiknya kita segera berkonsultasi ke dokter gigi. Pencegahan tumbuh kembang gigi yang tidak normal sejak usia dini dapat mempercepat proses pemulihan ketimbang baru ditangani saat kondisinya sudah parah.

Lalu, berapa lama sih waktu ideal perawatan kawat gigi? Ananto menjelaskan berbagai riset yang menyebut idealnya perawatan dengan menggunakan kawat gigi idealnya dilakukan dalam jangka waktu 1,5 hingga 2 tahun untuk kondisi gigi yang normal. Kondisi normal yang dimaksud adalah tidak adanya gigi yang bermasalah seperti gigi berlubang atau gigi yang sudah lepas dari akarnya.

Namun, jika terdapat masalah pada gigi yang akan dipasang kawat, maka durasi perawatan dengan kawat gigi ini bisa lebih lama lagi. Nah, hal penting lainnya yang menjadi catatan adalah perlunya kita rutin berkonsultasi dengan dokter gigi. Sebab, pemasangan kawat gigi yang terlalu lama dan tidak pada ahlinya juga malah bisa berdampak buruk pada kesehatan gigi dan rongga mulut.

"Perawatan kawat gigi idealnya dilakukan oleh spesialis ortodonti atau jika memang mencari alternatif yang lebih ekonomis, kita bisa memilih ke residen atau dokter gigi yang sedang mengambil pendidikan spesialis kawat gigi," katanya.

Sebagai pamungkas, bagi kamu yang sedang menjalankan perawatan kawat gigi, Ananto mengingatkan pentingnya perawatan rutin pada kawat gigi yang terpasang. Perawatan rutin itu antara lain dilakukan dengan kontrol rutin ke dokter gigi, memerhatikan kebersihan mulut lebih ekstra lagi, dan menggunakan sikat gigi khusus bagi pengguna kawat gigi. Selain itu, minimalisir konsumsi makanan yang lengket yang manis, agar meminimalisir juga potensi tumbuhnya lubang pada gigi.

TemanBaik, gigi yang rapi selain fungsi utamanya sebagai alat pengunyah dan pencernaan, juga bisa memberi kita bonus keindahan estetika saat tersenyum. Dengan memiliki gigi rapi, kita jadi makin percaya diri untuk tersenyum dan menularkan energi positif untuk sekitar kita.

Maka dari itu, yuk rawat kesehatan gigi kita mulai saat ini!

Foto: Ilustrasi Unsplash/Quang Tri Nguyen

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler