Tips Memilih Pekerjaan di Era Revolusi Industri ala Ridwan Kamil

TemanBaik, dunia terus mengalami berbagai perkembangan pesat dari waktu ke waktu. Begitu juga dengan jenis pekerjaan. Ada banyak banget loh pekerjaan yang kini justru banyak digantikan oleh mesin atau robot.

Oleh karena itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan generasi muda agar berhati-hati dalam memilih karier di era revolusi industri 4.0. Sebab, mereka harus bersaing atau bahkan bisa digantikan mesin atau kecerdasan buatan kapan saja di tempat kerja.

Pria yang akrab disapa Emil itu pun memberi beberapa contoh jenis pekerjaan yang rawan dan sudah ada yang digantikan mesin atau kecerdasan buatan. Jenis pekerkaannya adalah menginput data, mengoperasikan mesin, teknisi, hingga pekerjaan yang sifatnya rutin.

"Itu pekerjaan yang penting tapi sudah bisa digantikan oleh mesin maka harus hati-hati memilih karir," kata Emil.

Lalu, jenis pekerjaan seperti apa yang harus dikejar generasi muda dan tergolong 'aman'? Ia menyarankan beberapa bidang pekerjaan seperti kepemimpinan (leadership), bussines development, negosiasi, komunikasi, critical thinking, kreativitas, hingga teknologi desain. 

"Itulah kelompok pekerjaan yang akan dibutuhkan di era 4.0," ungkap mantan Wali Kota Bandung itu.

Secara khusus, semua jenis pekerjaan yang akan dibutuhkan di era 4.0, terutama pascapandemi, menurutnya juga harus ditopang keahlian bidang teknologi informasi. Keahlian ini bisa dikatakan mutlak jika ingin bisa bersaing pada bidang-bidang di atas.

"Penguasaan IT wajib dimiliki sebagai syarat utama," jelas Emil.

Pemda Provinsi Jawa Barat sendiri menurutnya telah merespons revolusi industri 4.0. Salah satunya dengan merilis rencana induk Digital West Java Province. Lewat program ini, generasi muda Jawa Barat sendiri diharapkan bisa lebih berdaya saing.

"Ini adalah cetak biru agar Jabar naik kelas, makanya Jabar punya visi juara lahir batin dan untuk beberapa aspek kami tidak lagi menargetkan juara nasional, tapi Jabar harus jadi juara Asean," papar Emil.

Cetak biru itu diterjemahkan lewat beragam inovasi pembangunan. Selain itu, Pemda Provinsi Jawa Barat uga sedang membangun gedung-gedung creatif center di tiap kabupaten/kota.

Bahkan, layanan pemerintah kepada masyarakat pun kini semakin terdigitalisasi, termasuk inklusifitas digital di desa-desa dan edukasi masyarakat. "Inilah rute kami menuju provinsi digital," pungkas Emil.

Foto: dok. Humas Jabar

Bandung -



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler